Kecelakaan Beruntun, Kapolres Minta Perusahaan Bus Ditindak

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Polres Boyolali meminta pihak terkait menindak perusahaan armada bus yang terlibat kecelakaan di Boyolali dalam arus mudik dalam beberapa hari terakhir. Dua kecelakaan di jalur Solo – Semarang yang melibatkan bus pengangkut rombongan pemudik beberapa waktu lalu berasal dariperusahaan yang sama.

Diinformasikan, kecelakaan pertama terjadi di wilayah Bangak, Banyudono, Minggu (18/06/2019) dimana bus ‘Armada Jaya Perkasa’ melaju ugal-ugalan dan menabrak empat kendaraan. Sementara pada Rabu (21/06/2017) kemarin, diduga karena rem blong, bus jurusan Merak – Wonogiri terlibat laka karambol di Desa/Kecamatan Banyudono yang menewaskan satu pengendara motor.

Kapolres Boyolali, AKBP Aries Andhi menjelaskan dalam melakukan penanganan kecelakaan, pihaknya berperan sebagai pelaksana regulasi untuk menyelidiki kecelakaan. Sementara pemberian ijin trayek, kelaikan bus dan aspek teknis lainnya berada di kewenangan instansi lain, dalam hal ini adalah Dinas Pehubungan.

"Kami akan menyurati Dinas Perhubungan agar ada tindak lanjut terhadap armada yang terlibat kecalakaan. Kebetulan dua kecelakaan kemarin dari armada yang sama, sehingga tentunya harus mendapat perhatian dari instansi terkait,” terang Kapolres.

Terkait penyelidikan kecelakaan karambol di Banyudono yang mengakibatkan satu pengendara tewas, Rabu kemarin, Kapolres menerangkan, berdasar kesimpulan sementara, kecelakaan terjadi karena rem bus tak berfungsi. Hal tersebut bisa terlihat dari bus yang tetap melaju kencang meski ada truk yang sudah lama berhenti memberi kesempatan kendaraan lain menyeberang perlintasan. (R-11)

BERITA REKOMENDASI