Kejari Sukoharjo Eksekusi Terpidana Korupsi PT BKK Tawangsari

Terpidana Puryanti juga melakukan perbuatan kredit fiktif sehingga menimbulkan kerugian negara di PT BKK Jawa Tengah Cabang Sukoharjo unit Kecamatan Tawangsari. Terhadap kasus tersebut Kejari Sukoharjo sudah meminta kepada BPKP melakukan audit investigasi. Hasilnya diketahui nilai kerugian yang ditimbulkan akibat perbuatan oknum pelaku sekitar Rp 4,8 miliar.

Nilai tersebut merupakan perbuatan dari terpidana Puryanti sejak 2006-2018. Selama 12 tahun perbuatan terpidana tidak diketahui dan baru dilaporkan pihak PT BKK Jawa Tengah Cabang Sukoharjo unit Kecamatan Tawangsari pada tahun 2019 ke Kejari Sukoharjo.

Kasi Pidsus Kejari Sukoharjo Yudhi Teguh Santosa, sebelumnya terpidana Puryanti sudah menjalani sidang dan vonis di Pengadilan Tipikor Semarang pada 15 April 2020 lalu. Puryanti kemudian mengajukan banding dan proses hukum telah selesai.

Yudhi menjelaskan, secara lengkap amar putusan majelis hakim adalah menyatakan Puryanti terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara berlanjut sebagaimana dakwaan primer pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 UU nomor 31 tahun 1999 jo UU Nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi jo pasal 64 KUHP.

BERITA REKOMENDASI