Kejari Temanggung Kejar Koruptor PD BKK Pringsurat

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Kejaksaan negeri Temanggung masih mengejar para pihak yang terlibat korupsi di lembaga keuangan PD BKK Pringsurat Kabupaten Temanggung.

“Kami masih kejar para pelakunya. Kasus korupsi pasti ada tambahan tersangka, hanya waktunya saja yang belum. Kita selesaikan satu per satu dulu,” kata Kajari Temanggung Fransisca Juwariyah, Jumat (28/2/2020).

Dia menyebutkan dari dua tersangka yang diajukan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, yakni Triyono dan Riyan Anggi, yang telah putus adalah Triyono, yang divonis pada pekan lalu, dengan 4 tahun penjara. Sedangkan Terdakwa Riyan Anggi, dikatakannya, saat ini masih pemeriksaan saksi-saksi. Pihaknya telah meminta keterangan sejumlah pihak dan ada sekitar 15 orang yang menjadi saksi.

“Jadi dari dua terdakwa kemarin belum selesai semua, satu baru putus belum upaya banding, kemudian satunya masih pemeriksaan saksi. Selanjutnya kita juga ada perkara dari penyidik Polri tentang dugaan penyelewengan dana desa, jadi tenaga dan pikiran kita ke mana-mana,” katanya.

Dikatakan, pihaknya telah menjebloskan mantan direktur BKK Pringsurat, kemudian pejabat di bagian kredit dan tenaga lapangan lembaga keuangan milik daerah tersebut. ” Ke depan masih ada lagi pihak yang terlibat untuk dijadikan tersangka,” katanya.

Dia mengemukakan kasus korupsi di BKK Pringsurat, telah mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp114 miliar. Mereka yang telah divonis majelis hakim Tipikor Semarang adalah mantan Dirut BKK Pringsurat Suharno dan mantan Direktur BKK Pringsurat Riyanto ke penjara, serta Triyono tenaga dibidang kredit. (Osy)

BERITA TERKAIT