Ketua DPP Apkomindo Dituntut 6 Tahun Penjara

BANTUL, KRJOGJA.com – Terdakwa Ketua Umum DPP Apkomindo, Ir Soegiharto Santoso alias Hoky (54) warga Pesing Ponglar Kel Kedaung Kali Angke Cengkareng akhirnya dituntut 6 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU) Kejagung RI, Ansyori SH dalam sidang yang berlangsung PN Bantul, Kamis (11/8/2017). Selain itu Hoky juga dibebankan membayar denda Rp 4 miliar subsider 6  bulan kurungan.

Jaksa penuntut umum menyatakan terdakwa terbukti bersalah dan meyakinkan melanggar pasal 113 ayat 4 UU RI No 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP karena menyuruh melakukan penggunaan logo Apkomindo tanpa izin.

Hal-hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa tidak menghargai karya cipta orang lain. Selain itu terdakwa tak mau melakukan perdamaian atau tidak meminta maaf kepada saksi pelapor. Terdakwa juga bersikeras tidak mau minta maaf walaupun saksi pelapor bersedia memaafkannya.

Atas tuntutan tersebut, terdakwa melalui penasihat hukumnya Bimas Ariyanta SH dan Ari Seno SH keberatan dan diberi kesempatan untuk menyampaikan pledoi pada Rabu 16 Agustus 2017.

Dalam persidangan semula jaksa penuntut umum meminta agar tak membacakan keterangan saksi dan terdakwa. Tetapi penasihat hukum Ari Seno SH keberatan dengan sikap penuntut umum sehingga keterangan terdakwa dibacakan di muka persidangan.

Dari keterangan terdakwa yang disadur jaksa terungkap, dalam perkara ini Apkomindo telah menerima keuntungan Rp 30 juta dari PT Dyandra Promosindo. "Jaksa penuntut umum telah mengada-ada. Dalam keterangan terdakwa sebelumnya tak pernah menyebutkan telah menerima uang Rp 30 juta tetapi kok jaksa penuntut umum bisa menuliskan hal itu,"  lanjut Ari Seno SH menegaskan.

Dalam perkara ini terdakwa telah memerintahkan Ketua DPD Apkomindo DIY,  Dicky Purnawibawa ST untuk melakukan melakukan kerja sama dengan PT Dyandra Promosindo dalam pameran Mega Bazar 2006  Consumer Show pada 5 sampai 9 Maret 2016. Dalam pameran tersebut dipasang logo Apkomindo yang ternyata telah memiliki hak cipta atas nama Sony Fransley sehingga dilaporkan karena tak meminta izin dari saksi pelapor.(Usa)

 

BERITA REKOMENDASI