Komplotan Pencuri ‘Obok-obok’ Kasihan

BANTUL (KRjogja.com) – Kawanan penjahat benar-benar merajalela di Kecamatan Kasihan Bantul selama Hari Raya Idul Fitri hingga H+2. Dalam kurun waktu dua hari tersebut tiga rumah dibobol penjahat dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.Selain menggondol uang tunai.
Pelaku juga menyikat habis perhiasan emas dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah.Komplotan penjahat tersebut memanfaatkan kelengahan pemilik rumah yang sedang menjalankan salat Idul Fitri serta rumah kosong lantaran ditinggal pergi. Hingga kini polisi terus mengusut kasus pencurian dengan pemberat (curat) di Kecamatan Kasihan Bantul itu.

Kasus curat pertama terjadi di rumah Yoga Yogi V (32) warga Menayu Tirtonirmolo Kasihan Bantul Rabu (6/7/2016). Dalam aksinya itu pelaku menggasak satu buah emas batangan, enam cincin, 6 gelang , 1 kalung, 2 liontin, 1 tablet. Akibat kejadian itu korban menderita kerugian mencapai Rp 29 juta. Pencurian terjadi ketika pemilik rumah sedang menjalankan salat Idul Fitri. Pelaku masuk dengan mencongkel pintu.  Masih dihari yang sama kawanan penjahat dengan menyatroni rumah Eka Bayu di Dusun Brajan Kasihan Bantul.

Korban menderita kerugian mencapai Rp 119 juta setelah uang tunai Rp 114 juta dan handphone, 2 cincin emas, jam tangan raib disikat pelaku. Pelaku masuk melalui pintu samping rumah. Ketika kejadian pemilik rumah sedang menjalankan salat Idul Fitri di UMY. Sementara kasus curat teranyar terjadi di Rumah Waluyo Utomo warga Jalan Wates kalibayem Ngestiharjo Kasihan Bantul, Kamis (7/7/2016).  

Akibat kejadian itu pemilik rumah rugi sekitar Rp 142 juta. Sejumlah barang yang hilang terdiri, 3 gelang dubai 4 gram, 1 kalung dubai 10 gram, 1 gelang 5 gram, 2 cincin 1,5 gram, 2 liontin 30 gram, 2 gelang giok 20 gram, 2 cakra emas 10 gram, 15 cincin 75 gram, 4 mutiara, 1 cincin 5 gram, BlackBerry, uang tunai Rp 10 juta, serta serta penting lainnya. Kasus curat tersebut baru diketahui, Kamis sore sekitar pukul 18.30. Padahal pemilik rumah pergi sejak pukul 07.30.

Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Anggaito HP SIK mengatakan, sebelum pergi semua pintu dalam posisi terkunci. Namun pintu gerbang depan memang tidak sempat digembok. Pada saat pemilik rumah pulang,  mendapati pintu rusak bekas congkelan. Setelah dicek ke dalam rumah dua kamar sudah acak-acakan, sementara barang berharganya raib disikat pelaku.

“Masih dalam penyelidikan, belum ada yang kami curigai,” ujar Anggaito.(Roy)

 

BERITA REKOMENDASI