Komplotan Pencuri Motor Ini Akhirnya Terciduk Polisi

BANTUL, KRJOGJA.com – Komplotan pencuri motor berhasil dibekuk petugas Polsek Piyungan, Bantul. Empat orang sudah ditetapkan sebagai tersangka dua diantaranya berperan sebagai penjual barang curian tersebut. Empat tersangka itu, Yg (21) asal Mengger Nglipar Gunungkidul, Bn (21) warga Sorowajan Banguntapan Bantul dan dua orang yang berperan sebagai penjual motor yakni Dk dan Ed semua warga Sleman. 

Kanit Reskrim Polsek Piyungan Iptu Jamingan SH, Minggu (4/8/2019) mengatakan, kasus perampasan Honda Beat tersebut terjadi pertengahan Juli 2019 di Payak Piyungan Bantul. Malam itu korban Iqbal warga Piyungan Bantul melintasi Dusun Krasakan Berbah Sleman. Setelah mendahului orang berboncengan sepeda motor dan langsung diteriaki. Pelaku langsung mengejar lelaki didepannya.  Korban ketakutan kabur ke arah Piyungan dan menghentikan motornya ditepi jalan. 

"Motor berhenti ditepi dengan posisi kunci masih tertancap di kendaraan. Sementara Iqbal masuk permukiman warga takut dengan pelaku," ujar Jamingan.

Melihat motor buruannya ditepi jalan dengan kunci tergantung, Dn membawa motor itu. Hilangnya motor tersebut dilaporkan ke Polsek Piyungan langsung diselidiki. Hasilnya motor hasil curian akan dijual oleh Dk dan Ed di Piyungan seharga Rp 3 juta, padahal motor tersebut masih baru.  Petugas berhasil menangkap Dk dan Ed, dari informasi keduanya diketahui jika  motor dipasok dari Yg dan Bn. 

"Dengan bekal informasi keduanya tersangka Yg kami bekuk di rumahnya dan Bn disergap petugas di daerah Nologaten Depok Barat Sleman," jelas Jamingan.

Hingga kini para tersangka masih ditahan di Polsek Piyungan Bantul. Sementara Bn mengatakan jika semula niatnya tidak mencuri motor, tetapi sekadar ‘ngompas’ uang. Tetapi karena motor ditinggal langsung dibawa. “Niatnya itu minta uang, tetapi karena terpengaruh minuman keras justru motor langsung saya bawa saja,” jelasnya. Setelah motor ditangan, langsung diganti plat nomor polisi untuk mengelabuhi petugas.(Roy) 

BERITA REKOMENDASI