Komplotan Perampok Minimarket Dibekuk

Editor: Ivan Aditya

YOGYA (KRjogja.com) – Satreskrim Polresta Yogyakarta berhasil menangkap komplotan perampok yang selama ini sering beraksi di minimarket 24 jam. Tiga orang pelaku masing-masing LN alias Reza (18) warga Kasihan Bantul, ES (26) alias Kodok dan SP (23) alias Gambul keduanya warga Gedongtengen Yogyakarta berhasil ditangkap, sementara seorang lagi hingga kini masih buron. Dengan bersenjata pedang, komplotan ini beraksi pada saat dini hari ketika minimarket dalam keadaan sepi dan tak segan-segan melukai korbannya.

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, AKP Kasim Akbar Bantilan mengungkapkan, modus yang dilakukan komplotan ini yakni dengan berpura-pura membeli barang dalam minimarket kemudian saat hendak membayar menodongkan pedang kepada kasir lalu mengambil sejumlah uang. Selam ini kelompok ini telah beraksi di lima lokasi berbeda wilayah Kota Yogyakarta dan Sleman.

“Kasus ini terungkap setelah pelaku beraksi di minimarket kawasan Jalan Tamansiswa dan Jalan KHA Dahlan. Dari bukti rekaman CCTV lalu kami lakukan penyelidikan yang akhirnya  mengarah kepada para tersangka,” ungkap Kasim Akbar Bantilan didampingi Kasubag Humas Polresta Yogyakarta, AKP Cherli di mapolresta setempat, Jumat (26/08/2016).

Berbekal rekaman kamera pengintai dan keterangan para saksi akhirnya satu persatu pelaku berhasil ditangkap di tempat persembunyian mereka yang berada di kawasan Bantul dan Kulonprogo. Barang bukti yang berhasil diamankan dari ketiga tersangka diantaranya dua sepeda motor dan sebilah pedang sepanjang 62 cm.

Dalam aksinya komplotan ini saling berbagi tugas. Kodok dan Gembul berjaga di luar sambil memantau situasi sekitar, sedangkan Reza dan seorang pelaku yang masih buron sebagai eksekutor yang masuk ke minimarket untuk merampok.

Saat ini petugas tengah memburu seorang anggota komplotan yang identitasnya telah diketahui. Para pelaku akan dijerat dengan pasal 365 KUHP tantang pencurian dengan kekerasan (curas) dan 368 tentang pemerasan dimana ancaman  kurungan penjaranya lebih dari lima tahun. (Van)

BERITA REKOMENDASI