Korban Tewas Bertambah, Polda Terjunkan Tim TAA

KUDUS, KRJOGJA.com – Korban tewas dalam kecelakaan bus Indonesia nopol L 7519 UV  jurusan Surabaya- Jepara yang terbalik dan menabrak tiga mobil dan tujuh sepeda motor, Kamis (31/8) malam bertambah menjadi lima orang. Satu korban tewas menyusul Kartini (53) pengendara sepeda motor asal Desa Kalirejo Kecamataan Kota Kudus.

Peristiwa tabrakan yang menelan banyak korban- termasuk 49 orang luka berat dan ringan, mendapat perhatian Polda Jawa Tengah. Jumat (1/9) siang, Polda Jateng menerjunkan tim Traffic Accident Analyst (TAA) untuk melakukan olah TKP kecelakaan bus di Jalan Lingkar Tenggara- tepatnya di simpang lima (proliman) Desa Tanjungkarang Kecamatan Jati Kudus.

Bersama petugas Polres Kudus, Dishub dan PT Jasa Raharja (Persero) Perwakilan Pati. Didampingi petugas Polres Kudus, Dishub dan PT Jasa Raharja (Persero), tim TAA juga melakukan pemeriksaan terhadap bangkai bus dan kendaraan bermotor (KBM) Toyota Avanza, Daihatsu Luxio, dan  mobil Mitsubishi L300 yang rusak tertabrak, di lapangan tempat penampungan barang bukti di sebelah barat Universitas Muria Kudus (UMK) Desa Gondangmanis Kecamatan Bae.

Kasubdit Bin Gakkum Polda Jateng AKBP Kristanto Yoga Darmawan yang memimpin tim TAA mengatakan, jika dugaan awal terjadinya kecelakaan bus karena rem blong, saat dilakukan pemeriksaan kondisi rem, versneleng dan ban bagus, tidak ada masalah.

“Faktor lain penyebab kecelakaan akan kami analisa. Berapa kecepatan saat kecelakaan, faktor yang mempengaruhi, karena ngantuk atau karena apa. Analisa akan kita padukan dengan hasil penyelidikan tim Lantas Polres Kudus,” ungkapnya. (Trq)

BERITA REKOMENDASI