Korupsi Rp 340 Juta, Ketua Kelompok Tani Dipenjara

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO (KRjogja.com) – Sub (38) Ketua kelompok tani di Desa Girigondo Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo, dipenjara. Polisi menangkap pria itu karena diduga melakukan tindak pidana korupsi yang merugikan negara Rp 340 juta.

 

Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Kholid Mawardi SH mengatakan, tersangka 'memainkan' dana Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) tahun 2011. "Tersangka berdasar bukti awal, diduga melakukan tindak pidana korupsi," ungkapnya menjawab pertanyaan KRjogja.com, Selasa (15/11).

Menurutnya, korupsi dilakukan ketika tersangka mengajukan proposal kegiatan atas nama kelompok tani kepada pemerintah. Namun belakangan diketahui usulan tersebut adalah fiktif.

Dana pemeritah tersebut seharusnya digunakan untuk membuat UPPO dan membeli sapi. Namun tersangka tidak melakukan pengelolaan dengan baik. "Bahkan sapi itu dijual tersangka. Pelaku melakukan aksinya tanpa sepengetahuan anggota kelompok tani," tuturnya.

Polisi, katanya, menjerat tersangka dengan Pasal 2 Ayat (1) atau pasal 3 UU No 31/1999 tentang pemberantasan Tipikor yang telah diubah dengan UU No 20/2001 tentang perubahan atas UU no 31/1999 tentang pemberantasan Tipikor dengan ancaman hukuman seumur hidup atau minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. "Denda minimal Rp 200 juta dan  maksimal Rp 2 milyar. Adapun berkas tersangka sudah kami limpahkan kepada kejaksaan," tandasnya. (Jas)

 

BERITA REKOMENDASI