(Lagi) Pesta Sabu, Dua Oknum Polisi Diamankan

TERNATE (KRjogja.com) – Dua oknum polisi masing-masing Brigadir DWR dan Brigadil SO, ditangkap rekan mereka sendiri saat sedang pesta narkoba jenis sabu di salah satu rumah pelaku.

Penangkapan terhadap pelaku yang bertugas di Polda Maluku Utara ini, dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Ternate, sekira pukul 23.00 WIT Selasa 20 September 2016 di Kelurahan Jati, Kota Ternate.

Kabid Humas Polda Maluku Utara, AKBP Hendry Badar, menuturkan kedua pelaku sudah lama menjadi target operasi Sat Resnarkoba Polres Ternate dan setelah mendapat informasi mereka melakukan pesta sabu langsung ditangkap bersama barang bukti.

"Setelah mendapat informasi A1 langsung dilakukan penggerebekan dan disana didapat barang bukti alat hisap berupa bong dan sisa sabu bekas pakai," kata Hendry kepada Okezone, di Ternate, Rabu (21/9/2016).

Penggerebekan di rumah Brigadir DWR ini, secara keseluruhan ditemukan tiga oknum polisi namun satu diantaranya berinisial Brigadir ISI berhasil melarikan diri dengan cara melompat ke kali mati yang berada di belakan rumah.

"Yang dijumpai tiga polisi berinisial DWR dan SO, berpangkat Brigadir termasuk salah satu anggota polisi juga yang sementara bebas bersyarat Brigadir ISI. Jadi waktu digerebek dia sempat lari, karena di belakang rumah berdekatan dengan barangka (kali mati)," ungkap Hendry.

Lebih lanjut, Hendry menjelaskan oknum anggota Brigadir ISI kini masih terus diburu petugas. Sementara, dua pelaku lainnya langsung digelandang ke Mapolres Ternate bersama barang bukti untuk diperiksa.

"Brigadir ISI sampai sekarang masih buron sehingga masih dilakukan pengejaran, duanya langsung ditangkap dan langsung dibawah ke Polres Ternate," jelasnya.

Dua pelaku yang ditangkap, di depan penyidik mengaku sudah berhenti menggunakan narkoba jenis sabu selama dua bulan dan enam bulan, namun kembali menggunakan lagi.

"Jadi sudah pernah positif dan dilakukan pembinaan namun masih terus-menerus dan tidak jenuh sampai ditangkap," cetusnya.

Selain ditemukan barang bukti alat isap bong dan sisa sabu, anggota Sat Resnarkoba juga menemukan timbangan yang mengarah kuat dugaan salah satu diantaranya selain pemakai juga menjadi pengedar.

"Kedua pelaku sekarang masih dilakukan pemeriksaan karena ada timbangan sabu maka kuat dugaan satu orang diantaranya jadi pengedar. Sampai sekarang masih dilakukan pengembangan untuk mengejar siapa pengedarnya maupun bandar kemudian teman-teman lain," tegasnya. (*)

BERITA REKOMENDASI