Larang Jurnalis Masuk, Polisi Kembali Amankan Lima Pengikut Keraton

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Polisi mengamankan lima orang yang diduga sebagai pejabat Keraton Agung Sejagat (KAS), Selasa (14/1/2020) malam. Polisi menjadikan mereka sebagai saksi. Sementara polisi baru menetapkan dua tersangka, yakni Raja KAS Totok Santosa Hadiningrat dan ratunya Dyah Gitarja. 

Baca Juga: Keraton Agung Sejagat Bakal Disegel Hari Ini

Kelimanya terdiri atas empat pria dan satu wanita. "Memang ada lima yang dibawa dari proses penggeledahan di Pogung Juru Tengah, tapi mereka masih sebatas saksi," kata Wakapolres Purworejo Kompol Andis Arfan Tofani, kepada KRJOGJA.com. 

Lima saksi itu menjalani pemeriksaan di Mapolres Purworejo. Belum diketahui apakah kelimanya akan turut dibawa ke Mapolda Jateng atau tidak. 

Sebelumnya, polisi melakukan penggeledahan di bangunan utama keraton pada Selasa pukul 21.30 dan baru berakhir pukul 22.30. Selain membawa lima warga sebagai saksi, polisi mengamankan bendera pataka, pakaian pejabat, punggawa dan busana kebesaran keraton, serta foto raja dan ratu. 

Baca Juga: Raja Keraton Agung Sejagat Ditangkap

Sementara itu, polisi memperketat penjagaan Mapolres Purworejo selama proses pemeriksaan. Polisi melarang jurnalis masuk ke bangunan utama mapolres. "Kami hanya boleh memantau proses pemeriksaan dari ruang sentra pelayanan kepolisian (SPK) Polres Purworejo," tutur jurnalis media cetak, Budi Agung.(Jas)

BERITA REKOMENDASI