Larikan Anak Perempuan, BS Diciduk Polisi

SUKOHARJO (KRjogja.com) – BS (19) warga Kaliwungu, Semarang ditangkap dan diamankan polisi untuk dimintai pertanggungjawabannya setelah melarikan anak perempuan di bawah umur DK (14) warga Kecamatan Bendosari, Sukoharjo. Dalam pelariannya pelaku diduga sudah melakukan perbuatan cabul terhadap korban.

Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Dwi Haryadi, Senin (12/9/2016) mengatakan, laporan diterima polisi setelah orang tua korban pada Rabu (31/8/2016). Kejadian bermula pada saat korban dan pelaku berkenalan melalui media sosial sekitar satu minggu sebelumnya.

Usai perkenalan tersebut pelaku dan korban sepakat untuk bertemu bersama. Pelaku datang ke rumah korban di Bendosari, Sukoharjo seorang diri.
Saat ketemu tersebut pelaku mengajak korban untuk pergi ke rumahnya di Kaliwungu, Semarang. Korban setuju dengan ajakan pelaku.

Saat akan pergi ke Kaliwungu, Semarang pelaku berdalih meminta izin kepada orang tua korban ingin mengajaknya ke acara ulang tahun temannya di Sukoharjo saja. Karena dekat maka orang tuanya memberikan izin.

Namun orang tua korban kemudian gelisah setelah anak perempuannya belum pulang hingga malam. Korban pada saat kejadian menginap di rumah pelaku di Kaliwungu, Semarang. Di rumah tersebut pelaku melakukan perbuatan cabul terhadap korban.

Selang satu hari kemudian pelaku mengantar pulang korban namun tidak sampai di rumah. Pelaku menurunkan korban di tengah jalan dan kemudian pulang sendiri ke rumah.

Setelah pulang orang tua korban bertanya kepada anak perempuannya karena tidak pulang semalam. Korban awalnya tidak mengaku namun setelah didesak akhirnya memberanikan diri menceritakan perbuatan pelaku.

Mendengar pengakuan tersebut orang tua korban kemudian berinisiatif memancing pelaku untuk datang lagi ke Sukoharjo. Berbekal komunikasi dari korban yang ingin mengajak bertemu lagi pelaku akhirnya datang ke Sukoharjo. Pada saat itu orang tua korban sudah berkoordinasi dengan polisi Polres Sukoharjo dan langsung melakukan penangkapan.

“Kami masih melakukan pemeriksaan dengan meminta keterangan korban dan orang tuanya. Sedangkan untuk pelaku sudah diamankan,” ujarnya. (Mam)

 

BERITA REKOMENDASI