Libatkan Pelajar, Prostitusi Lewat Medsos Dibongkar Polisi

PURWOKERTO, KRJOGJA.com – Setelah melalui penyelidikan dan pengintaian Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Banyumas, Rabu (28/3/2018), pihak kepolisian berhasil membongkar prostitusi lewat media sosial (Medsos) WhatsApp dengan tersangka germo seorang wanita berinisial Mis (38) warga Desa Banteran, Sumbang, Banyumas.

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun, yang didampingi Kasubag Humas AKP Sukiyah, menjelaskan pelaku Mis menerima order lewat WhatsApp dengan tarif untuk sekali kencan Rp 350 ribu, dengan pekerja seks komersial seorang pelajar, yang merupakan anak buahnya.

"Kasus prostitusi dengan pelaku atau germo seorang wanita terbongkar itu berawal angota PPA Satreskrim Polres Banyumas, menerima informasi ada transaksi ada seorang lelaki hidung belang dengan pelaku melalui whatsApp, untuk memesan pekerja skes komersial," kata AKP Sukiyah.

Kemudian setelah ada  kesepakatan harga, pelaku menghubungi anak buahnya seorang pekerja seks komersial yang diketahui seorang gadis  berinisial W (18) warga Kembaran, Banyumas yang berstatus pelajar. Pelaku  selanjutnya mengantar anak buahnya untuk menemui lelaki yang memesanya  di salah satu hotel di komplek Stasiun Purwokerto.

Polisi yang mengetahui kejadian itu kemudian melakukan penggrebekan dan mengamankan seorang lelaki hidung belang dan seorang pekerja seks komersial W, yang kemudian mengembangkan kasus ini ke pelaku Mis.

Selain menangkap pelaku Mis, polisi juga menyita barang bukti berupa uang tunai Rp 350 ribu,  tiga  handphone dan  satu sepeda motor Honda beat Warna hitam No Pol R 4113 AR yang digunakan sebagai sarana.(Dri)

BERITA REKOMENDASI