Lima Saksi Kasus Molotov Diperiksa

SLEMAN, KRJOGJA.com – Lima orang saksi diperiksa terkait kasus pelemparan molotov di rumah Sularto (51) warga Pasekan Kidul, Balecatur Gamping Sleman. Tim Labfor Semarang, Rabu (11/12/2019) sore juga langsung ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Namun hingga Kamis (12/12/2019), kasus tersebut masih gelap. 

Baca Juga: Rumah Warga di Pasekan Balecatur Diteror Molotov

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto SIK menjelaskan, selesai olah TKP, petugas Labfor Semarang membawa kain yang digunakan untuk membersihkan sisa bahan bakar untuk menentukan jenis bahan bakar molotov. "Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap pelaku maupun motif kasus tersebut," jelasnya. 

Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Rudy Prabowo mengatakan, Tim Labfor Semarang memang diminta bantuan sebagai upaya pengungkapan kasus itu. Selain di rumah Sularto, olah TKP juga dilakukan di warung makan Padang milik Roby (32) yang letaknya tak jauh dari rumah Sularto.

Rudy belum dapat memastikan, apakah pelaku di dua lokasi itu merupakan orang yang sama atau berbeda. Pengungkapan kasus itu, juga melibatkan Polsek Gamping dan Polda DIY. "Kedua kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan, kalau sudah mengarah ke pelaku, pasti kita lakukan upaya paksa," ungkasnya. 

Baca Juga: Polda DIY Tanggapi Viral Dugaan Perampokan Bermodus DC di Yogya

Seperti diberitakan, rumah Sularto Dilempar Molotov Rabu (11/12/2019) sekitar pukul 02.45. Sebelum melempar molotov, pelaku yang diperkirakan dua orang mengendarai motor jenis matik itu terlebih dahulu mengetuk pintu rumah korban. Lemparan molotov mengakibatkan kaca jendela pecah serta korden dan satu kursi di ruang tamu terbakar.(Ayu)

BERITA REKOMENDASI