LP3HI Sebut Polisi Sengaja Hentikan Perkara Pencuri Sepeda

KLATEN, KRJOGJA.com – Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) Surakarta melayangkan permohonan pemeriksaan praperadilan atas kasus bebasnya pencuri sepeda kayuh di Klaten. Permohonan praperadilan ini telah didaftarkan di Pengadilan Negeri Klaten pada Rabu 21 Oktober 2020.

Ketua LP3HI Surakarta, Arif Sahudi, mengatakan, pihaknya menaruh prihatin atas peristiwa pencurian sepeda kayuh (mountain bike) di Dukuh Getasan, Desa Glodogan, Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten pada Januari 2019. Pada kasus ini si pencuri bebas, sedangkan penangkap pencuri dijerat hukum.

Kasus tersebut mencuat setelah warga Getasan pada Senin (19/10/2020) mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Klaten untuk menuntut pembebasan dua warganya yang ditahan kejaksaan. Menurut Arif, kasus tersebut menimbulkan keprihatinan banyak pihak.

“Dua hari lalu saya membaca berita di online ada peristiwa yang cukup menghebohkan yakni pencuri yang tidak diproses (hukum) sedangkan yang menangkap malah diproses. Ada apa ini?” ujarnya di Klaten, Rabu (21/10/2020).

Atas fenomena itu kemudian LP3HI Surakarta dengan Kuasa Hukum dari Perkumpulan Bantuan Hukum Peduli Keadilan (PEKA) Surakarta, Sapto Dumadi Ragil Raharjo dkk, mendaftarkan praperadilan ke Pengadilan Negeri Klaten dengan termohon yakni Polsek Kota Klaten.

“Di sini kita menganggap Polsek (Kota Klaten) menghentikan perkara, karena sampai saat ini (pelaku pencurian) tidak diproses. Padahal kasus sudah lama sekitar satu setengah tahun,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI