Marak Pencurian Motor, Warga Harus Lebih Waspada

BOYOLALI,KRJOGJA.com – Masyarakat diimbau untuk lebih waspda dalam menjaga kendaraannya, mengingat kerapnya tindak kejahatan yang mengincar sepeda motor.

Kapolres Boyolali,AKBP Aries Andhi, Minggu (11/6/2017) menceritakan, pada 27 Mei lalu, seorang pelaku ranmor, ED (39), warga Bantul, DIY, berhasil dibekuk setelah ketahuan mencuri motor di Siswodipuran, Boyolali Kota. Tersangka berupaya mencuri sepeda motor yang diparkir di teras rumah di siang bolong.  Sial bagi tersangka, saat mengeluarkan motor dari halaman rumah, si empunya rumah langsung meneriakinya maling sehingga memancing perhatian warga yang langsung melakukan pengejaran dan menangkapnya.

Kasus kedua yakni pencurian sepeda motor pada 14 Mei lalu, UAR (31), warga Desa Manggis, Kecamatan Mojosongo, beserta satu pelaku lain, yakni AR yang saat ini masih DPO, melakukan pencurian motor di sebuah watung di Desa Tawangsari, Kecamatan Teras. Modusnya, UAR berpura-pura membeli permen di warung, sementara ‎AR menunggu di atas sepeda motor tak jauh dari lokasi.

Saat pemilik warung lengah, UAR langsung melarikan motor korban yang kebetulan kontaknya masih tertancap di lubang kunci. Motor tersebut lalu dijual sebesar Rp 3 juta.

"Namun petugas bergerak cepat. Begitu mendapat laporan, kita langsung melakukan penyelidikan dan kasusnya dapat terungkap. Satu pelaku lain saat ini masih kita kejar," terang Kapolres.

Dengan maraknya tindak kejahatan yang mengincar sepeda motor, ‎Kapolres mengimbau agar masyarakat lebih hati-hati dalam menjaga motornya, baik di rumah ataupun saat bepergian. Kendaraan yang ditinggal beraktivitas sebaiknya dikunci. Bila perlu, beri kunci tambahan agar motor lebih sulit dibobol pencuri.

"Masyarakat jangan lengah sebab banyak tindakan kriminal yang mengincar motor," tandasnya. (R-11)‎

BERITA REKOMENDASI