Massa Anarkis Serang Polisi

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO (KRjogja.com) – Dalam rangka kesiapan menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2017, Polres Kulonprogo menggelar simulasi Sistem Pengamanan (Sispam) Markas di halaman Mapolres Kulonprogo, Kamis (29/09/2016). Dalam simulasi, Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Kulonprogo di geruduk dan di serang massa pendukung salah satu calon Bupati yang tidak puas dengan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Dalam situasi kritis, massa dapat di dorong keluar halaman Mapolres oleh Satuan Pengendali Massa (Sat Dalmas). Kemudian dibubarkan Satuan Urai Massa (Sat Raimas) dan Satuan Kendaraan Taktis (Sat Rantis) Armoured Water Canon (AWC) Polres Kulonprogo.

Kabag Ops Polres Kulonprogo, Kompol Sugiyanta mengatakan, kejadian tersebut merupakan peragaan gelar simulasi sistem pengamanan (Sispam) markas sebagai salah satu rangkaian kegiatan Operasi Mantap Praja 2017 menghadapi Pilkada Kulonprogo. Tujuannya sebagai langkah antisipasi apabila terjadi sesuatu yang mengancam dan membahayakan Mapolres.

“Sebanyak 300 personel kami libatkan dalam simulasi ini. Sebagai langkah antisipasi dan tahapan pengamanan tempat-tempat vital di Polres. Seperti tempat penyimpanan arsip, tempat penyimpanan BPKB,  ruang tahanan dan gudang senjata kami amankan,” ujarnya.

Sugiyanto menambahkan, tahapan Operasi Mantap Praja 2017 ini sudah dimulai sejak Mei 2016. Latihan dilakukan secara rutin sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Kepolisian. Mulai Sispam Markas dan Sispam Kota wilayah Kulonprogo gabungan dengan TNI, Brimob dan Sabhara. “Sispam juga digelar serentak hari ini di dua belas Mapolsek di Kulonprogo,” jelasnya. (*-32)

BERITA REKOMENDASI