Mau Jual Pil Koplo, Keburu Ditangkap

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Dua orang diringkus aparat Satresnarkoba Polres Karanganyar dalam kasus penyalahgunaan obat terlarang dan psikotropika. 

Mereka adalah warga Dukuh Karangmojo Rt 03/Rw I Karangmojo, Tasikmadu, Adi Catur (21) dan warga Dukuh Pancuran Rt 01/Rw IX Desa Selokaton, Gondangrejo, Sarwoko Widodo (39).

Kapolres Karanganyar AKBP Henik Maryanto kepada wartawan dalam gelar barang bukti kasus tersebut di mapolres, Rabu (27/12) mengatakan tersangka Adi diringkus di rumahnya pada Sabtu (2/12) pukul 17.00 WIB. Polisi buru-buru menangkapnya sebelum ia menjual pil koplo ke penonton koser Slank.

"Di rumahnya, didapati barang bukti pil berkandungan clomethiazole atau senyawa aktif hipnotik yang sudah terkemas plastik klip. Totalnya 653 butir. Tiga plastik berisi masing-masing 100 butir dan 35 klip berisi masing-masing 10 butir serta satu klip berisi tiga butir yang sudah hancur. Dia diduga akan menjualnya ke penonton Slank di alun-alun Karanganyar yang konser Sabtu malam,” katanya.

Selain itu, disita pula uang tunai Rp 200 ribu dan dua unit ponsel. Berdasarkan pengembangan kasus itu, tersangka membeli 800 butir pil koplo dari seseorang bernama Anton di Jakarta senilai Rp 1,6 juta. 

Praktik penjualan obat-obatan terlarang itu sudah dilakoninya selama enam bulan terakhir dengan sasaran pelajar dan penonton konser musik. Polisi telah mengintainya bertransaksi di satu kota ke kota lain.

Tersangka Sarwoko ditangkap usai membeli paket shabu-shabu di Jalan Solo-Purwodadi, tepatnya Dukuh Selorejo Rt 4/Rw IX Desa Wonorejo, Gondangrejo pada Senin (18/12) pukul 12.00 WIB. (Lim)

BERITA REKOMENDASI