‘Mbegal’ Motor Untuk Modal Nikah, Pemuda Diringkus

PURWOREJO (KRjogja.com) – Dua pemuda berinisial Leg (23) warga Wingkotinumpuk Kecamatan Ngombol Purworejo dan Ek (19) pelajar SMK swasta di Kutoarjo, asal Sumberagung Grabag, ditangkap anggota Polres Purworejo. Aksi keduanya membegal Heri Dwi, warga Bugel Bagelen, gagal setelah korban melawan dan berteriak meminta tolong.

Aksi perampasan itu terjadi ketika korban mengendarai motor bebek AA 4401 YL menuju Alun-alun Purworejo, Sabtu (6/8/2016) siang. Sampai di SD Pangengudang Jalan Mayjen Sutoyo, pelaku yang berboncengan sepeda motor sport menghentikan korban. "Pelaku ini mengaku sebagai polisi dan meminta korban menunjukkan surat kendaraan," ungkap AKP Lasiyem Kasubag Humas Polres Purworejo, mewakili Kapolres AKBP Satrio Wibowo SIK, menjawab pertanyaan KRjogja.com, Selasa (9/8/2016).

Korban yang tidak membawa surat kendaraan ketakutan ketika pelaku mengancam akan melaporkannya kepada anggota satlantas. Korban menurut ketika dipaksa pelaku keliling Purworejo. Korban dibonceng salah satu pelaku dan lainnya membuntuti.

Selama dalam perjalanan, pelaku meminta ponsel korban. Lalu korban diturunkan paksa di belakang Terminal Purworejo. Korban melawan hingga berhasil merebut kunci sepeda motor pelaku. "Korban teriak minta tolong, pelaku melarikan diri membawa dua sepeda motor," katanya.

Korban diantar warga melaporkan kejadian ke Mapolres Purworejo. Polisi bertindak cepat melakukan pengejaran hingga berhasil menangkap Ek yang mengendarai sepeda motor rampasan. Nasib Leg juga sama ketika polisi menangkapnya sedang mendorong sepeda motornya di Desa Kalimiru Bayan. "Keduanya mengakui perbuatan dan akan kami jerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara," tegasnya.

Sementara itu, tersangka Leg mengaku baru pertama kali merampas sepeda motor. Ia terpaksa melakukan perbuatan itu karena membutuhkan uang untuk modal menikah. "Saya mau menikah, tapi tidak punya uang," ucapnya.(Jas)

 

BERITA REKOMENDASI