Melawan Dengan Tangan Kosong, Sinom Luka Parah

SENTOLO (KRjogja.com) – Kasus pembacokan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Kulonprogo. Kali ini yang jadi korban, Sinom Siswanto (61) warga Pedukuhan Bantarjo Desa Banguncipto Kecamatan Sentolo dibacok oleh dua orang tak dikenal di rumahnya, Kamis (25/8/2016) dini hari. Akibat dibabat golok dan clurit, korban menderita luka serius hingga harus dijahit 53 jahitan.

Berdasarkan informasi, korban yang tinggal seorang diri di rumah sederhananya di dekat lapangan Tembak Korem 072/ Pamungkas di Sentolo, tiba-tiba didatangi dua pelaku yang mengendarai sepeda motor dan langsung mendobrak pintu rumahnya.

Kedua pelaku yang membawa senjata tajam (sajam) langsung menyerang korban secara membabi buta. Dengan tangan kosong korban berusaha melawan sekuat tenaga, sehingga terjadi perkelahian tak seimbang. Korban mengalami luka bacok di sekujur tubuhnya termasuk kepala, jaring, tangan dan rahang. "Saya tetap melawan. Sambil berkelahi saya berteriak minta tolong," katanya.

Menurut korban, selama dirinya tinggal di Sentolo tidak pernah punya musuh. Kuat dugaan pelaku merupakan orang yang pernah dimaki-makinya saat datang ke rumahnya beberapa bulan lalu. Waktu itu ada pria muda mabuk mendatangi rumahnya sambil mengumpat dengan kata-kata kotor, sehingga diusir korban. Tapi beberapa bulan kemudian ada lagi orang datang ke rumahnya sekitar Pukul 03.00 WIB. Karena sudah malam korban tidak menanggapi dan berjanji akan menyerahkan KTP yang diminta pelaku.

“Tadi malam pelaku juga minta KTP lagi. Tapi saya lupa namanya,” jelas Sinom.

Setelah kedua pelaku meninggalkan lokasi kejadian, tetangga korban berdatangan memberikan pertolongan dengan melarikannya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nyi Ageng Serang.

Petugas identifikasi Polres Kulonprogo yang mendengar peristiwa pembacokan tersebut langsung melakukan olah Tempat Kejadian Peristiwa (TKP). Sementara petugas Reskrim Polsek Sentolo sebelumnya telah mengamankan barang bukti golong, sarung dan sandal yang diduga milik pelaku. “Kasusnya sedang kami tangani," kata Kapolsek Sentolo Kompol Slamet. (Rul/*-32)

BERITA REKOMENDASI