Melerai Perkelahian, Buruh ‘Dikepruk’ Gitar

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Tak terima aksi main pukulnya dilerai, NI (25) buruh warga Surabaya Jawa Timur menganiaya seorang pekerja tempat pencucian mobil di Jalan Imogiri Timur Giwangan Umbulharjo, Selasa (27/03/2018) dini hari. Doni Yuliantoro (19) warga Tepus Gunungkidul ‘dikepruk’ kepalanya menggunakan gitar hingga terluka. Pelaku yang tengah terpengaruh minuman keras tidak suka korban turut campur dan malah mencoba melerai tindakannya saat menghajar temannya.

Kapolsekta Umbulharjo, Kompol Sutikno menjelaskan antara korban dan pelaku sebenarnya telah saling kenal. Saat kejadian pelaku yang dalam kondisi mabuk berat menghajar seorang temannya yang sama-sama mabuk.

Melihat kejadian itu Doni berusaha melerai. Ia menyuruh pergi pelaku lalu mengajak korban penganiayaan yang juga masih temannya itu menuju tempatnya bekerja untuk diberikan pertolongan.

Tak berapa lama kemudian pelaku mendatangi Doni di tempat kerjanya. Pemuda ini marah-marah dan mengatakan jika Doni tak usah ikut campur dengan masalahnya terhadap korban.

"Saat itu di dekat korban ada gitar. Benda tersebut langsung oleh tersangka dihantamkan ke arah korban hingga gitar tersebut rusak. Usai melakukan aksi penganiayaan yang kedua kalinya itu tersangka langsung pergi,” ungkapnya di Mapolsekta Umbulharjo, Rabu (28/03/2018).

Tak terima dengan perlakukan yang membuat kepala dan tangannya terluka itu korban lalu melaporkan apa yang dialaminya kepada Polisi. Karena antara korban dan pelaku saling kenal petugas tak membutuhkan waktu lama untuk membekuk tersangka.

Pelaku di hadapan petugas mengaku saat kejadian tak sadar karena dalam kondisi mabuk. Ia tak terima Doni ikut campur apalagi melerainya yang sedang menghajar temannya itu. Petugas akan menjerat pelaku dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman kurungan penjara sekitar 5 tahun. (Van)

BERITA REKOMENDASI