Mengaku Tanpa Paksaan, Pria Beristri Gagahi Siswi SMP

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL (KRjogja.com) – Kasus  persetubuhan  yang melibatkan seorang lelaki beristri dengan siswi SMP  di Yogyakarta  kembali terjadi di Bantul. Kini kasus tersebut masih dalam penyelidikan penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak  (PPA) Sat Reskrim Polres Bantul. Selain memeriksa Nr (14) sebagai korban, penyidik juga sudah memintai keterangan sejumlah saksi diantaranya, kawan serta guru korban. 

Berdasarkan data di Unit PPA Sat Reskrim Polres Bantul, sepanjang tahun 2017 ini enam kasus persetubuhan dengan anak dibawah umur. Jumlah tersebut belum termasuk kasus serupa yang ditangani 17 Polsek di Bantul.

Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Anggaito Hadi Prabowo SIK SH, Kamis (7/9) mengatakan, kasus yang menimpa Nr terjadi Juli 2017 lalu. Kejadian yang menimpa bocah kelas 2 sebuah SMP di DIY tersebut dilakukan di rumah terlapor berinisial Ga di Kasihan Bantul. 

Anggaito mengungkapkan, perkenalan Nr dan Ga terjadi sekitar bulan Mei 2017. Waktu itu Nr dikenalkan dengan Ga oleh salah satu temannya di sekolah. Kedekatan Nr dan Ga terus berlanjut dan puncaknya terjadi sekitar bulan Juli 2017. Waktu itu dengan percaya diri Ga menjemput Nr setelah pulang sekolah. Tidak diantar ke rumahnya, tetapi justru Nr dibawa pulang ke rumah lelaki itu di daerah Kasihan Bantul.

Anggaito mengungkapkan, selama dibawa pulang itu pihak keluarga sudah melakukan pencarian ke sejumlah kerabat, tetapi tidak ketemu. “Hari ke tiga Nr pulang sendiri ke rumah tanpa diantar oleh Ga,” ujarnya.  Dijelaskan selama berada di rumah Ga, Nr menjalani hidupnya seperti di rumahnya sendiri. Bahkan pihak orangtua dari Ga juga mengetahui putranya membawa pulang siswi SMP. 

Sementara Katim Unit PPA Sat Reskrim Polres Bantul, Bripka Mustofa Kamal SH menambahkan, dalam kasus tersebut korban selama di rumah pelaku tidak pernah ada unsur paksaan. Meski begitu pelaku  bakal dijerat dengan Pasal 81 jo 76 d UU RI No 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak. 

Terkait pihak pihak yang sudah diperiksa diantaranya, rekan Nr yang mengenalkan dengan terlapor, pihak dari guru di sekolah korban menuntut ilmu. “Sudah kami periksa, korban juga sudah kami visum.  Menurut pengakuannya sudah tiga kali melakukan hubungan layaknya suami istri,” ujar Mustofa Kamal. 

Terkait dengan status Ga, memang sudah punya istri serta seorang anak. Tetapi apakah sudah cerai atau pisah ranjang hingga sekarang belum diketahui secara pasti. (Roy)

BERITA REKOMENDASI