Menyamar Pegawai Pos, Pengedar Ganja ‘Diborgol’

SEMARANG (KRjogja.com) – Dit Reserse Narkoba Polda Jateng berhasil mengamankan Roestanto alias Tanto dan Eko karena menjadi pengedar ganja dari dua lokasi berbeda. Uniknya, polisi menyamar sebagai pegawai pos sehingga berhasil menangkap kedua tersangka dari Grobogan dan Blora dengan barang bukti berupa 22 kilogram ganja kering.

"Betul ada dua pengedar ganja pagi dan siang  tadi ditangkap  di Grobogan dan Blora. Peredaran ganja itu merupakan jaringan Aceh ke Jawa Tengah", kata Direktur Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Reinhard Silitonga kepada wartawan, Kamis (01/09/2016).

Menurut Kombes Reinhard penangkapan hasil informasi adanya pengiriman ganja dari Aceh ke Grobogan lewat jasa pengiriman kantor Pos. Selanjutnya, Polda terus membentuk tim dan meluncur ke Grobogan. Akhirnya menangkap Tanto di kantor Pos Grobogan dan Eko di rumahnya di Blora.

"Sebelum kedua tersangka beserta barang ditangkap diperoleh infomasi pada Rabu (31/08/2016) ada paket mencurigan dari Aceh tiba  di Kantor Pos Purwodadi. Tetapi, belum ada yang mengambil," ungkap Kombes Reinhard.

Petugas pos, kata Kombes Reinhard menghubungi nomor yang tercantum di paket tersebut. Pihak yang dihubungi berjanji akan mengambil Kamis esuk harinya.  Tanto esuk harinya sekitar pukul 09.00 usai mengambil paket khusus dari Aceh langsung ditangkap reserse yang menyamar pegawai kantor Pos.

Tersangka Tanto sebelum digelandang ke Semarang mencokot rekannya, Eko. Dan, Eko ditangkap menyusul siang harinya di daerah asal Blora. Penyidik serse narkoba Polda Jateng masih terus mendami dalam upaya mengungkap jaringannya. (Cry)

 

 

 

 

 

BERITA REKOMENDASI