Modal Stiker BNN, Pencuri Bergerilya di Rumah Kos

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Pria berinisial Sai (49) warga Keluraham Rancamayar Kecamatan Baleendah Bandung Jawa Barat, diringkus Satuan Reskrim Polres Purworejo. Sai yang mengaku sebagai sopir itu, punya 'pekerjaan' lain sebagai pencuri spesialis rumah kos.

Pelaku beberapa bulan terakhir beraksi di wilayah Kabupaten Purworejo. Sedikitnya empat kamar kos dibobol dengan kerugian para korban mencapai belasan juta rupiah.

Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Kholid Mawardi SH mewakili Kapolres AKBP Satrio Wibowo SIK mengatakan, pelaku selama di Purworejo menetap di Desa/Kecamatan Grabag. "Pelaku ini terbilang rajin beroperasi, ia keliling Purworejo berpura-pura jadi pedagang stiker," ujarnya kepada KRJOGJA.com, Senin (18/09/2017).

Rupanya cara tersebut dilakukan pelaku untuk mengetahui keberadaan penghuni rumah kos. Pelaku mengetuk pintu kos dan apabila ada penghuni, Sai menawarkan dan menempel stiker antinarkoba Badan Narkotika Nasional (BNN).

Namun apabila kamar kosong, pelaku merusak pintu dan gembok dengan obeng. "Pelaku ini lihai dan bisa jadi juga beraksi dengan cara yang sama di kota lain," ungkapnya.

Korban pencurian Sai adalah Adelia Erisa (15) pelajar Kaligesing, Dian Ratnasari (20) mahasiswi Kebumen, Arum Ratnaningsih MPd (27) warga Ketanggungan Brebes dan Lingga Harzaldi Sukarno (15) pelajar Sapuran Wonosobo. Mereka kos di Kelurahan Purworejo dan Pangenjurutengah.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan tiga ponsel dan tiga laptop. "Penyelidikan kami mengarah kepada Sai, lalu dilakukan penangkapan dan tersangka mengakui semua perbuatannya," tuturnya.

Polisi menahan dan akan menjerat tersangka dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Sai terancam hukuman penjara paling lama tujuh tahun. (Jas)

BERITA REKOMENDASI