Ngaku TNI Jual Pistol Rakitan dan 50 Butir Peluru Tajam Via Online

Editor: Ary B Prass

KLATEN, KRJOGJA.com – Menjual senjata api pistol rakitan beserta 50 butir amunisi tajam standar pabrik, oknum mengaku sebagai anggota TNI dibekuk jajaran Polres Klaten.

Kapolres Klaten AKBP Eko Prasetyo Rabu (25/05/2022) mengemukakan,  pihaknya masih melakukan pendalaman penyelidikan asal muasal dari puluhan amunisi tajam tersebut.

“Peluru asli, gak dijual bebas. Lagi kita telusuri dapatnya darimana, kita lidik. Pengakuan tersangka, peluru dibeli dari online, tapi kita selidiki asal muasalnya darimana. Ada yang dijual, bisa orang sipil atau mungkin oknum, makanya sedang kita dalami,” kata Kapolres.

Menurut Kapolres, jajarnya telah menangkap seorang tersangka, DS (33) warga Jl. Dew Ruci, Dukuh Keden, Desa Gentan, Kecamatan Baki, Sukoharjo. Tersangka ditangkap saat melakukan COD di jalan samping timur Stadion Trikoyo, Klaten. Awalnya tersangka mengaku sebagai anggota TNI, namun tidak bisa menunjukkan kartu tanda anggota TNI.

Dari tangan tersangka polisi menemukan satu pucuk senjata api pistol rakitan jenis revolver. Terbuat dari metal warna crome dengan gagang kayu warga coklat. Selain itu juga ditemukan 42 butir amunisi tajam standar pabrik dengan kaliber 9mm, dan 8 butir amunisi tajam standar pabrik dengan kaliber 38 mm.

 

BERITA REKOMENDASI