Nicho Dianiaya Hingga Meregang Nyawa

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO (KRjogja.com) – Nicho Rian Suseno (22), seorang pegawai swasta warga
Dusun Clapar, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kulonprogo harus meregang nyawa setelah dianiaya SP alias MK (38) bersama SH (65) di kediaman kedua tersangka, Dusun Beji Kelurahan Wates. Korban dipukul berkali-kali hingga menderita luka parah sebelum akhirnya meninggal dunia.

Kapolres Kulonprogo, AKBP Nanang Djunaedi, Selasa (23/08/2016), membenarkan peristiwa tersebut. Menurut Nanang, petugas telah melakukan penangkapan terhadap MK, dan kini ditangani Unit Reskrim Polsek Wates.

Nanang menjelaskan, peristiwa penganiayaan ini terjadi pada Kamis (18/08/2016) lalu. Sekitar pukul 21.30 WIB, MK yang sedang berada di angkringan depan rumahnya, mendengar suara seorang perempuan berteriak lantaran motor yang dikendarainya dipepet oleh Nicho.

"MK langsung mendekat dan memukuli Nicho dengan tangan kosong hingga mengenai mata sebelah kiri. Korban yang terjatuh, ditendang MK beberapa kali sampai tidak berdaya," jelasnya di Mapolres Kulonprogo, Selasa (23/08/2016).

Sesaat kemudian datang tersangka SH dan langsung diminta MK untuk memegangi Nicho agar tidak kabur. Warga yang melihat peristiwa itu kemudian dilaporkan ke pihak keamanan kampung dan Nicho lantas dibawa ke RSUD Wates untuk mendapat pertolongan medis.

Nicho diketahui sempat menjalani perawatan di RSUD Wates selama beberapa waktu, namun karena luka yang dialaminya cukup parah hingga pada Jumat (20/08/2016) ia dirujuk ke RSUP Dr Sardjito. Sehari kemudian, Nicho dinyatakan meninggal dunia.

Kabar meninggalnya Nicho sempat menghebohkan dunia maya. Nicho dikabarkan merupakan siswa SMK Kelautan yang dianiaya keluarga pacarnya, namun faktanya ia telah selesai menempuh pendidikan di sana. (Unt)

BERITA REKOMENDASI