Nyambi Jualan Sabu, Pedagang Sembako Diringkus

Editor: KRjogja/Gus

GROBOGAN (KRjogja.com) – Tommy (35), seorang pedagang sembako warga Desa Bugel Kecamatan Godong Grobogan, diringkus petugas Satnarkoba Polres Grobogan saat tertangkap basah tengah menjual narkoba jenis sabu di depan sebuah toko modern tepi Jalan Raya Godong-Semarang, Kamis (3/11).

 

Bersamaan itu, si pembeli Arifin alias Gareng (36), warga sama, juga ikut diringkus. Bersama barang bukti dua paket plastik klip kecil berisi sabu seberat 0,8 gram, satu buah alat hisap (bong), tiga hand phone dan dua sepeda motor, kedua pelaku kini diamankan di Mapolres Grobogan.

Kasus tersebut terungkap berawal ketika petugas mendapat informasi jika di sebuah toko modern tepi Jalan Raya Godong-Semarang sering digunakan tempat transaksi narkoba. Ketika petugas datang melihat ada dua orang tak dikenal tengah melakukan transaksi sabu. Saat itu juga petugas langsung meringkus keduanya.

“Dalam saku celana Arifin alias Gareng, petugas menemukan barang bukti satu plastik klip kecil berisi sabu seberat 0,3 gram dan satu hand phone. Sedangkan di saku celana Tommy, petugas menemukan satu paket sabu seberat 0,5 gram yang dibungkus plastik klip kecil, satu alat hisap dan satu hand phone. Dua sepeda motor milik kedua pelaku juga ikut kita amankan,” terang Kapolres Groboan AKBP Agusman Gurning didampingi Wakapolres Kompol Wahyudi Satrio Bintoro dan Kasat Narkoba AKP Abdul Fatah, usai mengiinterogasi kedua pelaku.

Kepada petugas, pelaku Tommy mengaku mendapat barang haram tersebut dari seseorang berama Pur, asal Boyolali. Setiap paket ia beli seharga Rp 700 ribu dan kemudian dijual kembali kepada konsumen Rp 900 ribu. “Bisnis sabu sudah saya geluti sudah dua bulan lalu,” akunya sebagaimana ditirukan Kapolres. Sedangkan pelaku Arifin alias Gareng mengaku, membeli sabu semata untuk doping. “Seharinya saya bekerja reparasi elektronik membutuhkan doping agar lebih fresh,” aku Gareng. (Tas)

BERITA REKOMENDASI