Pabrik Upal di Magelang dan Temanggung Digerebek

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG (KRjogja.com) – Kepolisian Republik Indonesia menangkap tiga orang yang diduga anggota sindikat pembuat dan pengedar uang palsu (upal) di wilayah Jawa Tengah dan sejumlah provinsi dalam sebuah operasi di Temangggung dan Magelang, Kamis (21/07/2016). Operasi penangkapan dilakukan Bareskrim Mabes Polri di jalan raya Sedang – Temanggung dan berhasil mengamankan Ek.

Hasil pengembangan mengarah pada terduga lain yakni Ar dan He yang tinggal Desa Candisari Kecamatan Secang Magelang. Tim Mabes dibantu Polsek Secang sekitar sekitar pukul 12.00 WIB lantas melakukan operasi penangkapan di Dusun Karangmalang RT 09 RW 03 Desa Candisari Kecamatan Secang Kabupaten Magelang. He adalah kasi Pemerintahan Desa Candisari.

Sejumlah barang bukti yang diamankan pada operasi itu adalah peralatan pembuatan upal seperti alat sablon sebanyak 28 kotak, tempat alas sablon, satu mesih foto kopi, satu mesin alat pemotong kertas dan uang palsu yang belum dipotong sebanyak nominal 5 miliar dengan pecahan 50 ribu dan 100 ribu. Sedangkan uang palsu yang sudah dipotong pecahan 50 ribu dan 100 ribu dengan total 2 miliar.

Belum ada keterangan resmi dari Kepolisian Resort Temanggung. Petugas kepolisian mengemukakan telah mengetahui kejadian itu dan karena penangkapan oleh Mabes Polri sehingga penanganan kasusnya oleh Mabes Polri.

Kapolsek Secang AKP Bambang Sulityo S.Sos membenarkan pihaknya membantu dalam penangkapan itu. Mereka yang terlibat adalah Kanit Reskrim dan Kanit Intelkam serta 4 anggota lainnya. "Kami membantu tim dari Mabes Polri," katanya.

Staf dari Bagian Pemerintahan Desa Setda Kabupaten, Magelang Khoirul Anwar mengemukakan telah menerima laporan tertangkapnya Kasi Pemerintahan Desa Candisari, Ha dari Kecamatan Secang. "Tadi sore Kecamatan Secang melaporkan penangkapan itu," katanya. (Cry)

BERITA REKOMENDASI