Pajero Sport Milik Mahasiswa Raib, Polres Sukoharjo Tangkap Pelaku Penipuan Mobil

Editor: Ary B Prass

SUKOHARJO, KRJOGJA.com- Polres Sukoharjo menangkap satu orang pelaku penipuan atau penggelapan mobil. Polisi berhasil menangkap pelaku dalam rentang waktu dua hari setelah kejadian. Pelaku melakukan aksinya karena terhimpit membayar hutang senilai Rp 100 juta.

Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, Senin (29/11/2021) mengatakan, pelaku sudah ditetapkan tersangka yakni Anugrah Febriyanto Putra atau AFB (24) warga Panggunglor, Semarang Utara, Semarang. Sedangkan korban yakni Pradipta Aji Pradana (21) warga Danukusuman, Serengan, Kota Solo.

Kronologis kejadian bermula saat korban seorang mahasiswa menjual mobil melalui media sosial pada 14 November 2021. Mobil yang dijual yakni Pajero Sport warna hitam tahun 2018 nopol B 1937 PJO atas nama PT Global Pahal Rental. Korban selang tidak lama kemudian setelah mengiklankan menjual mobil dihubungi seseorang bernama Susilo Pujo melalui pesan WhatsApp.

Komunikasi korban dengan pelaku terus berlanjut pada 24 November 2021. Pada saat itu pelaku datang ke rumah korban di Turiharjo, Desa Madegondo, Kecamatan Grogol. Pelaku sengaja datang untuk mengecek mobil yang dijual korban. Pelaku mengecek kondisi mobil dan dokumen berupa STNK dan BPKB.

Pelaku setelah pertemuan tersebut kembali datang menemui korban pada 26 November 2021 sekitar pukul 10.00 WIB. Pertemuan dilakukan lagi di rumah korban. Antara korban dan pelaku melakukan transaksi jual beli saat bertemu dan disepakati harga.

Pelaku kemudian mengajak korban ke kantor BCA Solo Baru, Kecamatan Grogol sekitar pukul 12.45 WIB untuk melakukan pembayaran membeli mobil. Pelaku dan korban setelah tiba di bank kemudian bersama masuk ke dalam. Pada saat menunggu di dalam bank tersebut pelaku meminjam kunci mobil pada korban karena alasan buku tabungan tertinggal di dalam mobil. Korban tanpa menaruh curiga menyerahkan kunci mobil pada pelaku.

Pelaku usai menerima kunci dari korban langsung membawa kabur mobil Pajero Sport yang akan dibeli. Korban yang sudah lama menunggu di dalam bank curiga karena pelaku tidak segera datang. Korban kemudian keluar bank dan sudah mendapati mobil miliknya dan pelaku tidak ada ditempat.

Korban yang kehilangan mobil dan jadi korban penipuan langsung melapor kejadian ke Polsek Grogol. Polisi usai menerima laporan langsung melakukan penyelidikan dan meminta keterangan korban dan saksi. Akibat kejadian penipuan tersebut korban menderita kerugian sekitar Rp 364 juta.

BERITA REKOMENDASI