Pamit Kencing Malah Lari, BNNP DIY Tembak Mati Bandar Besar Sabu

YOGYA, KRJOGJA.com – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY Rabu (25/10/2017) pagi sekitar pukul 04.10 WIB terpaksa menembak mati Bob, bandar besar sabu yang berusaha melarikan diri saat hendak dibawa petugas menuju Yogyakarta. Petugas terpaksa menembak tersangka menggunakan senjata otomatis setelah sengaja melarikan diri setelah sebelumnya pamit hendak buang air kecil.

AKBP Mujiyana, Kabid Brantas BNNP DIY kepada wartawan mengatakan pihaknya melakukan penangkapan pada Bob setelah sebelumnya meringkus R pengedar di wilayah Magelang. Dari pengembangan kasus R, petugas lantas menelusuri Bob yang diketahui berada di terminal Gambir Jakarta hendak menuju Bandung.

“Kita amankan Selasa (24/10/2017) siang kemarin dan kemudian langsung dibawa ke Yogyakarta menggunakan mobil melalui jalan darat. Namun ketika sampai di Balecatur Gamping, dekat SPBU pukul 04.10 WIB tadi, tersangka ini pamit kencing di semak-semak pinggir jalan dan kemudian melarikan diri. Saat itu masih gelap dan akhirnya kami ambil langkah tegas menembak tersangka,” ungkapnya.

Menurut Mujiyana, petugas menggunakan senapan otomatis laras panjang saat menembak tersangka dan mengenai dada. “Kemungkinan lebih dari satu peluru mengenai bagian dada dan akhirnya meninggal di tempat. Kami cukup kesulitan saat itu karena suasana masih gelap dan lokasinya semak-semak,” sambungnya.

Kepala BNNP DIY, Brigjen Polisi Triwarno Atmojo menambahkan tersangka Bob sendiri merupakan bandar besar sabu yang mengendalikan suplai barang di wilayah Yogyakarta, Solo, Magelang, Pati, Banyuwangi hingga ke wilayah Kalimantan. Tersangka sempat mengakui mendapat sabu dari wilayah Bireun Aceh yang kemudian dibawa ke Pekanbaru, Medan dan Jakarta.

“Dari Jakarta kemudian barang dipecah dan dijual ke berbagai daerah lain termasuk Yogyakarta. Kami pastikan bahwa jaringan ini merupakan jaringan besar yang menyuplai narkoba jenis sabu ke wilayah Yogyakarta dan sekitarnya,” ungkapnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI