Panik di Kejar Warga, Pelaku Terjatuh dan Tertangkap

SRAGEN, KRJOGJA.com – Usai memberondong rumah korban, kedua pelaku kemudian dikejar warga sekitar yang kebetulan pulang dari masjid usai Salat Subuh. Panik dikejar warga, motor pelaku Honda Beat AD 4244 RA kemudian menabrak buk semen, pinggir jalan Raya Sukowati Kampung Dukuhan, Nglorog, Sragen. 

Kedua pelaku yang diketahui mengalami patah tulang setelah motornya menabrak, kemudian dilarikan ke RSUD Sragen. Pelaku masih dirawat intensif dengan dikawal ketat aparat Denpom dan Polres. Sedangkan senjata api yang digunakan untuk menembaki sudah diamankan oleh Polres.

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman saat dikonfirmasi mengaku sudah mengamankan pelaku, berikut selongsong dan proyektil di lokasi penembakan. "Memang benar ada kejadian itu (penembakan) dan pelaku sudah diamankan. Sementara dirawat di RSUD karena mengalami patah tulang," tandasnya.

Kapolres mengatakan aparat hanya menangani pelaku Kpk yang merupakan warga sipil dan berperan sentral dalam aksi teror itu. Sedangkan untuk pelaku oknum anggota TNI, tentunya yang akan menangani  Denpom.  "Senjata yang digunakan masih diperiksa. Nomor senjata juga sudah dihapus. Pelaku terancam dijerat pasal berlapis, mulai penggunaan senjata, teror, pengancaman dan sebagainya," tambahnya.

Sebelumnya, warga Kampung Banjar Asri, Nglorog, Sragen, digegerkan insiden teror tembakan ke salah satu rumah warga, Priyo Budi Sambodo (36), Jumat (21/07/2017). Berondongan tembakan oleh dua orang pelaku mengendarai sepeda motor, mengenai mobil milik korban yang diketahui salah satu pegiat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) setempat. (Sam)

 

BERITA REKOMENDASI