Pasutri Kompak Jadi Penjambret

PURWOREJO (KRjogja.com) – Pasangan suami istri (pasutri) berinisial Her alias Klimin (35) dan Kha (29), warga Wates Kabupaten Kulonprogo, tertangkap warga Kelurahan/Kecamatan Purworejo, setelah menjambret ponsel di Jalan KH Ahmad Dahlan Purworejo. Keduanya nekat melakukan kejahatan karena terbelit utang.

Sebelum beraksi pada Sabtu (10/9/2016) malam, keduanya berboncengan sepeda motor matik AB 2771 QL, keliling Purworejo. "Mereka memang mau cari sasaran di Purworejo," kata AKP Bambang Sulistiyo, Kapolsek Purworejo mewakili Kapolres AKBP Satrio Wibowo SIK, menjawab pertanyaan KRjogja.com, Selasa (13/9/2016).

Sampai di lokasi kejadian, sekitar perempatan Toko Rimo Purworejo, keduanya melihat korban Purwati Widi Astuti membonceng sepeda motor sambil memegang ponsel menggunakan tangan kiri. Keduanya memepet korban dari sisi kiri, kemudian Kha menyambar ponsel korban.

Tersangka memacu sepeda motor masuk ke arah Gang Buntu Kampung Plaosan Purworejo. Nahas tersangka tidak dapat mengendalikan sepeda motor dan jatuh. Warga yang curiga mengamankan keduanya. "Korban yang ikut mengejar memberi tahu aksi penjambretan yang baru dilakukan keduanya. Tersangka sempat berkelit, namun setelah digeledah, ditemukan ponsel korban," terangnya.  

Warga menyerahkan pelaku kepada Polsek Purworejo. Ketika diinterogasi, keduanya mengaku baru sekali menjambret. Kendati demikian, AKP Bambang menegaskan bahwa polisi tidak begitu saja mempercayai pengakuan tersangka.

Sementara itu, tersangka Her mengaku telah lima bulan menikah dengan Kha. Namun pernikahan itu menyisakan utang dan keduanya kesulitan melunasi karena tidak punya pekerjaan tetap. "Kami bingung, terpaksa menjambret. Saya menyesal mengajak istri berbuat jahat," ucapnya.

Polisi akan menjerat tersangka dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. "Keduanya harus berbulan madu dalam penjara karena ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun," tandas AKP Lasiyem, Kasubag Humas Polres Purworejo. (Jas)

 

BERITA REKOMENDASI