Pecandu Sabu dan Penjudi Tertangkap Operasi

Editor: Ivan Aditya

WONOSARI (KRjogja.com) – Jajaran Polres Gunungkidul berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan sabu-sabu, psikotropika dan perjudian dalam operasi yang digelar beberapa hari. Terungkapnya kasus sabu bermula dari operasi yang digelar polres di wilayah Pantai Baron, Tanjungsari.

Diperoleh informasi tersangka MS warga Tempel, Sleman memiliki usaha rental di Muntilan Magelang dan terindikasi menggunakan sabu. Setelah dilakukan penangkapan, akhirnya di rumah MS petugas menemukan 1 pipet kaca, 4 pipet sedotan kecil dan satu buah plastic bekas bungkus sabu-sabu.

“MS sudah mengakui bahwa barang tersebut habis dipergunakan menghisap sabu-sabu,” kata Kapolres Gunungkidul AKBP Nugrah Trihadi SIK di dampingi Kasat Narkoba AKP Kadek, Kasat Reskrim AKP Mustijat Priyambodo di Mapolres, Kamis (11/08/2016).

Pada kasus penyalahgunaan psikotropika, polres mengamankan IF warga Semanu. Petugas mengamankan 20 butir pil alprazolan dan 1.905 butir pil berwarna putih masuk daftar G. Kasus tersebut terungkap ketika polisi melakukan penyelidikan di wilayah Tunggul Timur, Semanu, setelah dilakukan interogasi dan penggeledahan, petugas akhirnya menemukan pil di rumah tersangka.

Untuk kasus perjudian telah diamankan 4 tersangka. Mereka masing-masing WS (35), YT (41), AR (23) dan SM (47) warga Ponjong. Ke empat tersangka tersebut Kamis (11/08/2016) dinihari tertangkap ketika berjudi jenis samgong. Sejumlah barang bukti yang diamankan meliputi uang tunai Rp 420.000, 1 lembar tikar dan satu set kartu remi. (Ded)

BERITA REKOMENDASI