Pelaku Curat Spesialis Rumah Kos Diciduk Polisi

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) spesialis rumah kos Wah (21) warga Gantiwarno, Klaten berhasil ditangkap petugas Polsek Kartasura. Saat akan ditangkap pelaku nekat loncat dari tembok lantai dua rumah kos sasarannya hingga menyebabkan kaki kirinya patah.  

Wah sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 KUHP tentang tindakan pidana curat. Ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. Polisi masih melakukan pemeriksaan apakah Wah memiliki jaringan dan sasaran tempat lain dalam melakukan aksi curat.

Kapolsek Kartasura AKP Demianus Palulungan, Jumat (12/8/2016) mengatakan, penangkapan terhadap Wah dilakukan setelah polisi mendapatkan informasi dari warga yang memergoki aksi curat pada Senin (8/8/2016) dinihari. Polisi kemudian menuju ke lokasi yang dimaksud warga dan berusaha melakukan penangkapan.

Wah diketahui warga berusaha mencuri di rumah kos di Jalan Rajawali I Desa Gonilan, Kartasura atau disekitar lingkungan kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Saat petugas dan warga berkumpul Wah diketahui berada di lantai II rumah kos. Karena terdesak dan berusaha melarikan diri maka Wah nekat loncat. Akibatya kaki kirinya patah dan tidak bisa berjalan sehingga bisa langsung ditangkap petugas dengan warga.

Usai tertangkap polisi langsung mengelandang ke Mapolsek Kartasura untuk dimintai keterangan. Selanjutnya Wah dibawa polisi ke rumahnya untuk dilakukan pengeledahan. Hasilnya ditemukan sejumlah barang bukti hasil curian.

“Wah ini dari pengakuannya mencuri di rumah kos di Sukoharjo dan Klaten. Sasarannya memang rumah kos,” ujar AKP Demianus.

Lokasi yang pernah jadi sasaran aksi pencurian Wah diantaranya di Wisma Intan Syariah Jalan Tanuragan, Gonilan, Kartasura. Selain itu masih ada rumah kos lainnya yang pernah jadi sasaran Wah.

“Barang bukti yang sudah kami amankan dari Wah diantaranya tiga unit laptop, satu unit Ipad, satu unit handphone, satu buah dompet dan lainnya,” lanjutnya.

Polisi sekarang masih melakukan pemeriksaan terhadap Wah apakah memiliki jaringan atau tidak. Sebab sampai sekarang Wah mengaku melakukan aksi curat sendiri. (Mam)

 

BERITA REKOMENDASI