Pelaku Gila, Polisi Hentikan Penyidikan

SRAGEN (KRjogja.com) – Penyidik Polres Sragen terpaksa menghentikan penyidikan kasus pembunuhan terhadap Suradi (73) oleh anak kandungnya sendiri, Budi Supriyanto alias Jipi (48). Hal ini dikarenakan tersangka dipastikan mengalami gangguan jiwa.

Kasat Reskrim Polres Sragen AKP Marwoto mewakili Kapolres Sragen AKBP Cahyo Widiarso Minggu (21/8/2016) mengatakan, tersangka Jipi sudah dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Solo sesaat setelah ditangkap. Berdasar hasil pemeriksaan dokter, Jipi dinyatakan memiliki gangguan kejiwaan.

"Sesuai Pasal 44 KUHP, pelaku tidak bisa dimintai pertanggungjawaban karena punya gangguan kejiwaan. Oleh sebab itu, penyidikan kasus ini batal demi hukum," jelas Marwoto.

Selain dinyatakan kurang waras oleh dokter, pihak keluarga juga berharap kasus itu tidak berlanjut ke meja hijau. Pihak keluarga menginginkan Jipi dirawat di RSJD Solo supaya tidak membuat ulah kembali.

"Bagaimanapun juga, pelaku ini adalah anak kandung dari korban. Pihak keluarga memaafkan pelaku karena dia punya gangguan kejiwaan," terang Marwoto.

Sebelumnya diberitakan, Suradi meninggal di RSI Amal Sehat setelah mengalami luka tusuk di bagian perut sebelah kiri. Jipi, anak kandung korban yang menghujamkan gunting ke perut saat korban hendak memasuki rumahya di Kampung Teguhan Kidul RT 005/RW 002, Kelurahan Plumbungan, Kecamatan Karangmalang, Sragen. (Sam)

 

BERITA REKOMENDASI