Pelaku Memiliki Masalah dengan Pelajar Muhi

Editor: Ivan Aditya

BANTUL (KRjogja.com) – Penyidik Sat Reskrim Polres Bantul kembali menetapkan dua orang sebagai tersangka kasus penyerangan yang dilakukan sekelompok siswa terhadap rombongan pelajar dari SMA Muhammadiyah 1 (Muhi) Yogyakarta, Kamis (15/12/2016). Dua tersangka baru ini masing-masing K warga Suryoputran Yogyakarta dan P warga Kasihan Bantul. Dengan peningkatan status ini maka jumlah tersangka bertambah menjadi sepuluh orang.

Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Anggaito Hadi Prabowo SIK menegaskan, setelah melakukan pemeriksaaan terhadap saksi dan korban serta tersangka, penyidik mengambil kesimpulan peristiwa penyerangan itu murni tindak pidana yang dilakukan sekelompok siswa terhadap para korban. “Salah satu tersangka memang ada yang pernah bermasalah dengan sekolah Muhi, tetapi bukan dengan para korban,” jelas Anggaito di Mapolres Bantul.

Baca juga :

Rombongan Siswa SMA MUHI Diserang Kelompok Bercadar

Polisi Ciduk 5 Pelajar SMA Pembacok Siswa MUHI

Sultan Minta Penjarakan Pelaku 'Nglithih'

MUHI Berduka, Satu Siswa Korban Pembacokan Meninggal Dunia

Polisi Tetapkan 8 Orang Sebagai Tersangka

Hal tersebut dikuatkan dengan rencana penyerangan yang disusun di daerah JEC Banguntapan Bantul. Rencana penyerangan itu disusun setelah salah satu tersangka melihat siswa Muhi Senin (12/12/2016) berekreasi di pantai Gunungkidul lewat media sosial.

Anggaito mengatakan, pihaknya masih menunggu pemeriksaan penyidik apakah akan ada tersangka baru atau belum. Sementara semua tersangka kini ditahan di LP Pajangan Bantul. (Roy)

BERITA REKOMENDASI