Pelaku Tindak Kejahatan Didominasi Anak

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Sebanyak sembilan pelaku berbagai tindak kejahatan ditangkap Polres Sukoharjo periode Oktober hingga November 2016. Dari jumlah tersebut lima pelaku diantaranya masih berstatus anak atau berusia di bawah 16 tahun. Anak sengaja direkrut pelaku dewasa karena mudah dibujuk rayu.

Kapolres Sukoharjo AKBP Ruminio Ardano saat gelar barang bukti di ruang Panjura Mapolres Sukoharjo, Selasa (08/11/2016) mengatakan, para pelaku anak tersebut yakni B (15), I (14), RI (15) semua warga Tawangsari. Ketiganya melakukan tindak kejahatan pencurian tiga unit CPU, tiga unit monitor, satu unit printer di ruang guru SDN Kateguhan 1 Tawangsari pada 26 Desember 2015. Pelaku ditangkap pada 2 November.

Tindak kejahatan yang melibatkan anak juga terjadi pada 17 Juni lalu yang di Dukuh Pending Desa Pengkol Kecamatan Nguter. Pelaku yakni R (16) warga Tawangsari dan Pra (27) warga Puron Bulu melakukan pencurian dengan pemberatan (curat) berupa satu buah gelang emas 15 gram, satu buah tablet, dan tiga buah gas elpiji 3 kilogram dan beras 15 kilogram. Kedua pelaku berhasil ditangkap petugas Polres Sukoharjo pada 2 November.

Kasus tindak pidana jambret pada 5 Agustus 2016 di Jalan Jenderal Sudirman Sukoharjo Kota dengan korban Sri Rahayu (40) warga Sugihan, Bendosari. Pelaku yakni RO (16) warga Tawangsari ditangkap pada 24 Oktober. Dompet milik korban berisi uang tunai Rp 400 ribu dan surat berharga diambil pelaku.

Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) terjadi pada 10 September di kantor Balai Desa Ponowaren Kecamatan Tawangsari berupa satu unit laptop dan satu kipas angin. Pelaku yakni, Ase (19), R (16) dan RO (16) warga Tawangsari. Dua pelaku R dan RO sebelumnya juga terlibat dalam tindak kejahatan curat dan jambret di tempat lain. Ketiganya ditangkap petugas pada 19 Oktober.

Aksi jambret juga terjadi pada 1 November di Jalan Raya Solo – Wonogiri dengan korban Ardi Haryanto warga Tirtomoyo Wonogiri. Pelaku yakni Han (22) warga Jebres, Solo mengambil barang berharga milik korban berupa handphone, dompet berisi uang tunai Rp 50 ribu dan surat berharga. Pelaku ditangkap pada 3 November oleh petugas Polsek Grogol dan Polsek Serengan Surakarta.

Pencurian sepeda motor terjadi pada 1 November sekitar pukul 19.45 di Jalan Menco Raya Gonilan Kartasura dengan pelaku AD (36) warga Banjarsari Solo. Pelaku mengambil satu unit sepeda motor Mio Nopol AD 3015 TO milik korban Aderian Sandhi (17) warga Pucangan Kartasura. Pelaku ditangkap pada 3 November lengkap dengan barang bukti.

“Ada enam kasus tindak kejahatan yang melibatkan 10 pelaku dan enam diantaranya anak. Kondisi ini sangat memprihatinkan karena anak ikut terlibat dalam kasus kejahatan,” ujar AKBP Ruminio Ardano.

Pelaku dewasa sengaja merekrut anak karena mudah dengan modal iming-iming mendapat uang cepat. Polres Sukoharjo meminta kepada para orang tua untuk memberikan pengawasan ketat kepada anaknya. “Pelaku anak dilakukan diversi,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI