Peluru Hampa Meledak, Kaki Ruli Terluka

PURWOREJO (KRjogja.com) –  Ruli Fatika Riswanda (23) warga RT 01 RW 01 Desa Patutrejo Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo, mengalami luka pada bagian kaki. Ia terpaksa dilarikan ke dokter setempat setelah terluka akibat ledakan peluru hampa.
  
Kecelakaan itu bermula ketika korban dan temannya, Triyoso (24), warga Patutrejo, menemukan tas berisi peluru hampa di jalan Desa Awu-awu 1, Desa Harjobinangun Grabag. Korban menemukan peluru ketika perjalanan pulang dari tempatnya bekerja, depo pasir milik Khodiran, di Harjobinangun, Senin (19/09/2016). "Dalam perjalanan, korban menemukan peluru di tengah jalan," ungkap Sudarti, istri Khodiran, saksi kejadian, kepada KRjogja.com, Kamis (22/09/2016).

Korban membawa kembali dan menyimpan peluru itu di rumah Khodiran. Kemudian pada hari Rabu (21/09/2016), korban berniat membuat gantungan kunci dari selongsong peluru. Ruli memukul selongsong peluru dengan obeng dan palu. "Lalu terjadi ledakan keras, saya bingung dan mendekat ke sumber ledakan, ternyata dari peluru," ucapnya.

Betis kiri Ruli terluka dan dilarikan ke mantri desa. Karena tidak sanggup, Ruli dibawa ke puskesmas, hingga akhirnya ditangani dokter praktik umum. Warga yang panik kemudian melapor ke Polsek Grabag.
  
Kapolsek Grabag AKP Suwito mengatakan, polisi mengamankan peluru hampa yang total berjumlah 142 butir. Ketika dicek, sebanyak 101 peluru hampa sudah ditembakkan, sedangkan 41 sisanya masih aktif. "Artinya masih ada mesiu dan memang bisa meledak apabila dipukul," katanya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI