Pemakai dan Pengedar Ditangkap, Ribuat Obat Terlarang Disita

Editor: Ary B Prass

PURBALINGGA, KRJogja.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Purbalingga ribuan obat terlarang jenis psikotropika. Terdiri 1.885 butir Heximer, 100 butir Tramadol, 86 butir Merlopam, 29 butir Riklona, 19 butir Alprazolam dan 7 butir Dumolid.

“Ribuan obat terlarang itu kami sita dari dua tersangka pemakai dan pengedar,” tutur Kabag Operasi Polres Purbalingga Kompol Pujiono saat memberikan keterangan, Selasa siang (15/6/2021).

Kedua tersangka, IADA (20) warga Desa Candiwulan, Kecamatan Kutasari,  dan RTGS (21) warga Purbalingga Lor, Purbalingga ditangkap di rumah IADA pada Senin (24/5/2021). Penangkapan dilakukan setelah petugas melaksanakan observasi dan pengamatan terhadap orang yang dicurigai membawa obat terlarang.

Pujiono yang didampingi Kasatresnarkoba AKP Muhammad Muanam dan Kasubbag Humas Iptu Muslimun menambahkan, kedua tersangka mengaku membeli obat terlarang jenis psikotropika maupun obat daftar G secara online. Sebagian dikonsumsi sendiri dan sebagian lagi dijual kepada orang lain.

“Kedua tersangka dikenakan Pasal 196 jo Pasal 98 ayat (2) dan (3) UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan pasal 62 Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Ancaman hukuman pasal tersebut yaitu penjara maksimal 10 tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar,” ujar Pujiono.  (Rus)

BERITA REKOMENDASI