Pembacokan Tak Terkait Parpol, Murni Premanisme!

Editor: Agus Sigit

YOGYA (KRjogja.com) – Petugas gabungan Polresta Yogya dan Polda DIY mengamankan tiga orang yang diduga terkait pembacokan terhadap anggota ormas, Anoraga Elang (16) di Jalan DI Panjaitan Mantrijeron Yogyakarta beberapa waktu. Dua orang dijadikan tersangka sedangkan satu orang hingga semalam masih sebagai saksi. Kedua tersangka yakni AA dan AN sedangkan satu orang saksi yakni berinisial K.

Direskrimum Polda DIY Kombes Pol Hudit Wahyudi saat dikonfirmasi, Sabtu (25/6) mengatakan motif tersangka belum dapat diketahui karena dua tersangka masih dalam pemeriksaan Polresta Yogyakarta. Namun ia memastikan aksi pembacokan yang terjadi saat korban pulang dari buka bersama pada Selasa (21/6) sekitar pukul 18.30 tersebut, tidak terkait partai politik (parpol).

"Kasus ini tak terkait parpol, dua tersangka yang ditangkap adalah preman. Perintah Kapolda kita komitmen berantas premanisme apapun kedoknya," tegas Hudit. (Pelaku Pembacok Anoraga Berhasil Ditangkap)

Hudit mengimbau masyarakat tidak terprovokasi dengan isu menyesatkan terkait kejadian tersebut. Ia juga meminta agar masyarakat mempercayakan kepada kepolisian dalam penanganan kasus pembacokan. "Kita akan proses hukum siapa saja yang terlibat pembacokan," tandasnya.

Terpisah Kapolresta Yogyakarta AKBP Tommy Wibisono SIK juga membenarkan penangkapan pelaku pembacokan di Mantrijeron. Sekarang ini petugas masih melakukan pemeriksaan secara intensif termasuk motif pembacokan tersebut.  Namun pihaknya menegaskan pelaku ini tidak ada kaitannya dengan partai politik manapun. "Pelaku dan korban juga bukan merupakan anggota partai karena korban usianya masih 16 tahun. Jadi masyarakat  jangan mudah terprovokasi dengan isu-isu yang menyesatkan. Kita akan bekerja secara profesional untuk menjaga keamanan dan ketertiban kota Jogja," tegasnya. (Ayu/Sni)

 

 

BERITA REKOMENDASI