Pemilik Salon Diminta Lengkapi Izin

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Petugas Polsek Banguntapan dan Kecamatan Banguntapan Bantul kembali menggelar penertiban panti pijat serta salon yang ditengarai memberikan layanan plus, Rabu (25/10/2017). Dua orang perempuan dan seorang lelaki dibawa ke Polsek Banguntapan Bantul untuk dilakukan pembinaan. Petugas bakal terus melakukan penertiban terhadap usaha salon yang diduga terjadi prostitusi terselubung.

Kapolsek Banguntapan Kompol Suharno SH mengatakan, pihaknya tidak akan pernah  berhenti menertibkan salon-salon dan panti pijat di Banguntapan. Langkah tersebut sebagai upaya pencegahan tumbuhnya penyakit masyarakat (pekat).

“Jika sudah berizin silahkan diteruskan usahanya, tetapi kan ada yang belum melengkapi izin. Oleh Karena itu yang belum ada izinnya segera saja dilengkapi,” ujarnya di Mapolsek Banguntapan, Rabu (25/10/2017).

Namun Suharno menegaskan, jangan lantas karena sudah ada izin terus membuka praktik  prostitusi. Hal itu jelas tidak dibolehkan, bahkan meski sebuah usaha salon atau panti pijat mengantongi izin dan ada dugaan terjadi praktik prostitusi bakal ditindak.

Suharno minta kepada pelaku usaha salon ketika belum ada izinnya untuk segera mengurus. Dalam pembinaan itu juga disampaikan bahwa izin tersebut sangat penting untuk sebuah usaha.

Sementara salah satu perempuan pengelola yang dibina di Polsek Banguntapan mengatakan, sejauh ini izin baru proses. Sebenarnya pihaknya sudah berusaha mencari izin, namun sampai sekarang belum juga jadi. (Roy)

BERITA REKOMENDASI