Pencuri 10 Kotak Lebah Madu ‘Disengat’ Polisi

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Kepolisian Sektor (polsek) Candiroto menangkap ZA (25) warga Dusun Sobahan, Desa Medari, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung dengan dugaan mencuri sepuluh kotak lebah madu di sebuah kebun kopi di Dusun Gelaran, Desa Batursari, Kecamatan Candiroto. Untuk mengelabuhi pemilih, kotak tersebut diganti warna dari biru menjadi merah.

Kasubbag Humas Polres Temanggung AKP Henny Widiyanti mengatakan, pencurian dilancarkan tersangka pada malam hari saat pemiliknya, Masdar (62) warga Desa Gringsing, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang sedang pulang. Tersangka menyewa mobil bak terbuka lalu memindahkannya ke perkebunan lain tempat dirinya sedang menggembala lebah untuk diambil madunya.

"Tersangka memindahkan kotak ke kebun lain dan mengganti warnanya agar tidak diketahui pemilik," katanya di Mapolres Temangung, Selasa (24/10/2017).

Terungkapnya kasus ini bermula dari adanya laporan kehilangan sepuluh kotak lebah madu bercat biru di wilayah Candiroto. Polisi kemudian menindaklanjuti laporan itu dengan penyelidikan dan tak berselang lama ada warga memberikan informasi ada orang menaruh sepuluh kotak lebah madu di sebuah kebun kopi. "Kami lakukan pengintaian hingga diketahui yang menaruh adalah tersangka," katanya.

Dikatakan, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 10 kotak lebah lebah berwarna. Sedangkan lebahnya telah dikembalikan pada pemilik. “Tersangka dijerat Pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara," katanya.

Tersangka mengaku mencuri dengan motif balas dendam sekaligus ekonomi. Pada tahun 2015 lalu sebanyak 30 kotak lebah madu miliknya hilang saat digembalakan di sebuah perkebunan di wilayah Gringsing, Kabupaten Batang. "Saya ganti curi kotak lebah madu, apalagi warnanya sama. Saat kecurian itu saya rugi Rp 10 juta,"  katanya. (Osy)

BERITA REKOMENDASI