Pengacara Korban Apresiasi Kinerja Polisi

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pasacapenangkapan, tersangka EB (22) selaku pelaku pemerasan dan penyebaran video porno mahasiswi di Yogya, KR (20) penasihat hukum pelapor atau korban, Iwan Setyawan SH mengapresiasi kinerja kepolisian. Dengan penangkapan tersebut pihaknya meminta petugas mengusut tuntas kasus tersebut.

“Kami selaku penasihat hukum korban mengapresiasi kepolisian dibawah kepemimpinan AKBP Burkan Rudy Satria yang telah bekeja cepat atas laporan kami dengan segera menangkap pelaku 1 x 24 jam,” ujar Iwan Setyawan SH kepada KRJoga.com, Jumat (23/06/2017).

Disebutkan atas kejadian tersebut pihak pelapor didampingi penasihat hukum sebelumnya telah melaporkan melapor perbuatan tersangka ke Polda DIY. Tetapi karena locus delicti atau tempat kejadian berada di wilayah hukum Polres Sleman maka penanganan dilimpahkan ke Polres Sleman.

Setelah adanya laporan ke polres, polisi langsung begerak cepat dan menangkap pelaku pemerasan dengan mengancam akan menyebarkan video porno hubungan suami istri antara tersangka dengan korban. Dari penangkapan tersebut ternyata korbannya banyak mencapai 6 orang yang rata-rata bestatus mahasiswi di Yogya.

Sehingga perbuatan tersebut meresahkan masyarakat khususnya para pelajar dan mahasiswi yang menempuh pendidikan di Yogya. Dengan tindakan tegas tersebut diharapkan akan menjadi efek jera bagi pelaku dan kedepan kejadian serupa dengan kejahatan yang memanfaatkan media sosial (medsos).

Seperti diketahui sebelumnya, korban seorang mahasiswi terkejut yang tinggal di kawasan Babarsari Sleman melihat video hubungan suami istri berdurasi 26 menit antara dirinya dengan tersangka yang dikirim ke HP korban. Pelapor baru mengetahui ternyata hubungan intin yang dilakukan bersama tersangka diabadikan.

Dengan bekal video tersebut tesangka mengancam korban agar menyerahkan uang Rp 5 juta. Kalau tak diberi maka tersangka mengancam akan menyebarkan video melalui jaringan media sosial. Semula pelapor tak mengindahkan ancaman tersebut tetapi setelah gambar-gambar dari video ditempelkan di depan kos korban maka ia pun melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. (Usa)

BERITA REKOMENDASI