Pengelola Pabrik Ilegal Dijatuhi Hukuman 8 Hingga 10 Tahun Penjara

BANTUL, KRJOGJA.com – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bantul yang diketuai Aminnudin SH MH beranggota Dian Yustisia SH MHum dan Gatot Raharjo SM MH menjatuhkan pidana terhadap pengelola pabrik obat ilegal di Kasihan Bantul, masing-masing kepada terpidana Djoko Slamet Riyadi Widodo 10 tahun penjara , L Susanto Kuncoro alias Daud 9 tahun penjara dan Wisnu Zulfan Adi 8 tahun 6 bulan penjara. Mereka juga dikenakan denda masing-masing Rp 250 juta, subsider 3 bulan kurungan.

Putusan majelis hakim terhadap ketiga terpidana tersebut lebih ringan dari tuntuntan jaksa penuntut umum Kejari Bantul yang diketuai Sulisyadi SH MH dalam sidang sebelumnya, yakni Djoko Slamet dituntut 12 tahun, L Susanto 11 tahun dan Wisnu Zulfan 10 tahun.

Dalam sidang yang digelar Kamis (12/5/2022) secara online, majelis hakim menyatakan ketiga terpidana dengan sah terbukti melakukan tindak pidana yang diatur dalam pasal 60 Point 10 UU No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja Jo Pasal 197 UU No 36 Tahun 2009, tentang Kesehatan. Yakni dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan atau alat kesehatan yang tidak memiliki perizinan perusahaan.

BERITA REKOMENDASI