Penipu Jual Beli Handphone Online Ditangkap

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Tim Buru Sergap (Buser) Polsek Banguntapan Bantul membongkar praktik penipuan bermodus jual beli  handphone secara online. Satu orang berinisial Sl (28) asal Karanganyar Pagerberang Kendal Jawa Tengah sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dalam kasus itu petugas menyita barang bukti handphone beserta kelengkapannya.

Selain beraksi di Banguntapan Sl juga melakukan penipuan di wilayah Depok Barat dan Timur Sleman. Kapolsek Banguntapan Kompol Suhadi SH MH didampingi Panit 1 Reskrim Polsek Banguntapan Aiptu Agus Rudationo SH mengatakan, sebelum dibekuk petugas di daerah Gamping Sleman akhir pekan lalu.

Awal Desember 2017 pelaku membawa kabur handphone milik Frendi Septian Susanto (18) di daerah Sorowajan Banguntapan. Sebelum peristiwa terjadi korban menawarkan handphonenya lewat facebook jual beli handphone.

Sehari kemudian pelaku menghubungi korban dengan alasan tertarik untuk membeli handphone yang ditawarkan. Suhadi mengatakan, dalam pembicaraan itu, pelaku minta bertemu di sebuah homestay di Banguntapan Bantul.

Kesepakatan dua belah pihak disetujui dan keduanya bertemu di tempat yang sudah ditentukan. “Begitu korban datang pelaku ini mengecek handphone dan kelengkapannya,” ujar Suhadi di ruang kerjanya, Selasa (20/03/2018).

Setelah itu pelaku meminta kepada korban untuk mencoba mengecash handhpone di kamarnya. Karena harga sudah disepakati Rp 2,7 juta, korban sama sekali curiga dan keberatan dengan permintaan itu. Handphone langsung dibawa masuk kamar, setelah itu  pelaku keluar dan bilang mau keluar beli rokok sebentar.

Setelah ditunggu selama satu jam ternyata  pelaku tidak kembali.  Sementara penjaga homestay mengatakan jika  lelaki tersebut sudah pergi. “Modelnya sewa homestay durasi pendek, setelah dapat target langsung kabur,” jelasnya.

Kasus tersebut oleh Tim Buser dibawah kendali Aiptu Arif Budiyanto SIP diselidiki. Setelah hampir tiga bulan, petugas mulai mendapatkan titik terang pelaku penipuan bermodus jual beli handphone online itu.

Petugas mencurigai Sl sebagai dalang penipuan dan langsung dibekuk di daerah Gamping. Kepada penyidik tersangka Sl mengakui aksinya tidak hanya di Banguntapan Bantul. Sebelumnya juga melakukan penipuan dengan modus sama di Depok Darat dan Timur sebanyak empat kali. (Roy)

BERITA REKOMENDASI