Penjambret Sadis Direncak Massa

SOLO (KRjogja.com) – Pelaku  jambret yang  sering menjambret dan menganiaya korbannya yang kebanyakan wanita, Wahid Nur Fauzan (23) warga Kampung Mendalan, Kelurahan Kauripan, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar sempat bonyok dihajar
massa  menyusul  pelariannya berakhir di gang buntu kawasan Kampung Kedung Belang RT02/RW13 Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Solo, Rabu (31/8/2016). Wahid usai menjambret dan menganiaya korbannya karyawati pabrik tekstil Dina Prasetyaningrum (26) terjebak di gang buntu yang kebetulan berkumpul massa bubaran layatan orang meninggal dunia.

“Pelaku  ditangkap saat menerobos rombongan pelayat. Warga marah dan mengejar tersangka. Saat itulah tersangka menemui jalan buntu usai melakukan aksi penjambretan. Saat ditangkap, sebagian massa telah memukuli pelaku hingga babak belur," jelas Kapolsek Jebres, Kompol Edison Panjaitan, Rabu (31/8/2016). Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka melancarkan aksi penjambretan terhadap korban Dina Prasetyaningrum (26) warga Kabupaten Cilacap.

Awalnya tersangka berpapasan dengan korban di kawasan Palur, Karanganyar. Korban yang mengendarai motor jenis Honda Scoopy langsung ditarget menjadi sasaran empuk bagi tersangka yang waktu itu mengendarai motor jenis Jupiter MX AD 2845 ZB. Tersangka terus membuntuti korban, hingga akhirnya saat berada di sepanjang Jalan Ir Juanda tepatnya di dekat Pabrik tekstil Sariwarna tersangka langsung melancarkan aksinya.

Korban Dina berupaya mempertahankan tas berisi handphone dan uang yang direbut pelaku. Pelaku malah menendang sepeda motor korban hingga jatuh. "Korban mengalami gegar otak hingga harus dioperasi di rumah sakit Brayat Minulya, Solo," papar Kapolsek Jebres.
Atas perbuatannya tersebut, tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan kekerasan dan diancam dengan hukuman maksimal 12 tahun  penjara. (Hwa)

BERITA REKOMENDASI