Penjual Cilok Nyamar Karyawan Minimarket Lakukan Penipuan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Berbekal nametag (kartu pengenal) serta seragam karyawan sebuah minimarket,  BAS (23) warga Jetis Yogyakarta melakukan tindak penipuan. Dengan berpura-pura sebagai karyawan, pelaku yang kesehariannya berjualan cilok ini melakukan transaksi aktifasi Google Play di sebuah minimarket jejaring. Aksi penipuan dengan modus seperti ini telah dilakukan tersangka sebanyak dua kali di lokasi minimarket yang berbeda.

Kapolsekta Ngampilan, Kompol Kusila mengungkapkan, tindak penipuan pelaku berhasil terbongkar saat ia beraksi di minimarket jejaring kawasan Jalan Wahid Hasyim Yogyakarta, Sabtu (20/01/2018) malam. Di minimarket yang buka 24 jam ini tersangka malakukan transaksi aktifasi Google Play sebanyak empat kartu dengan total keseluruhan Rp 2.200.000.

"Karena curiga kasir minimarket menanyai tersangka karena merasa tidak ada karyawan seperti dia. Pihak minimarket kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas dan segera kami amankan," ungkap Kusila kepada KRJOGJA.com, Minggu (21/01/2018).

Kepada petugas tersangka mengaku kecanduan game sehingga ia nekat melakukan aktifasi 'gratis' dengan cara seperti itu. Aksi tersebut dilakukan untuk yang kedua kali, setelah sebelumnya ia juga pernah melakukan hal yang sama di minimarket kawasan Jalan KHA Dahlan.

Tersangka bisa memiliki seragam serta nametag karena ia dulu pernah bekerja di minimarket jejaring yang sama. Setelah keluar dari kerja ia memilih berjualan cilok, namun masih menyimpan seragam tersebut.

"Akan kami proses karena tersangka sudah sering beraksi dengan modus yang sama. Tersangka akan dikenakan tindak pidana ringan (tipiring) dengan kurungan sekitar tiga bulan," tegas Kusila. (Van)

BERITA REKOMENDASI