Penulis Komentar ‘Kutu Kupret’ Divonis Tiga Bulan Penjara

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Mejelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Yogyakarta menjatuhkan vonis tiga bulan penjara kepada FI, terdakwa kasus penghinaan terhadap Ketua Apkomindo Ir Soegiharto Santoso alias Hoky, Selasa (07/01/2020). Terdakwa dalam komentar di akun Facebook pribadi Hoky maupun Apkomindo menyebutnya sebagai 'Kutu Kupret' dinilai secara sah dan meyakinkan telah melanggar pasal 45 ayat 3 jo pasal 27 ayat 3 UU no 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU no 11 Tahun 2018 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

Vonis ini lebih ringan dua bulan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Retna Wulaningsih SH yang meminta majelis hakim menjatuhkan lima bulan penjara terhadap FI. Selain mengganjarnya dengan tiga bulan kurungan, hakim juga membebankan biaya perkara kepada terdakwa sebesar Rp 2.000.

"Menjatuhkan pidana oleh karena itu terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama tiga bulan," tegas Ketua Majelis Hakim, Ida Ratnawati SH dalam persidangan di PN Yogyakarta.

Hal yang memberatkan menurut hakim yakni terdakwa merupakan orang yang berpendidikan tinggi sehingga tak sepantasnya melakukan hal seperti itu. Sedangkan yang meringankan, terdakwa masih muda dan memiliki anak serta telah beritikad meminta maaf kepada pelapor baik secara langsung maupun melalui media sosial.

Menanggapi vonis majelis hakim, terdakwa melalui kuasa hukumnya Iwan Setiawan SH mengajukan banding. Menurut Iwan Setiawan tidak seharusnya hakim menerapkan terhadap kliennya dengan pasal undang-undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

Sementara itu Hoky yang hadir dalam persidangan bersama Waketum DPP Apkomindo Andy Christopher dan Ketua DPD Apkomindo DIY Willy Sudjono mengapresiasi putusan hakim. "Majelis hakim menyatakan pidana penjara selama tiga bulan dan terdakwa menyatakan banding sehingga putusan belum berkekuatan hukum tetap atau belum inkrah. Saya mengapresiasi putusan hakim yang menangani kasus ini. (*)

BERITA REKOMENDASI