Peras Korban, TNI Gadungan Sebar Foto Bugil

PURWOREJO, KRJOGJA.com – TNI gadungan berinisial Bas (24) ditangkap anggota Satreskrim Polres Purworejo. Pemuda warga Desa Karangsari Kecamatan Brati Kabupaten Grobogan Jawa Tengah itu memeras gadis berinisial E (23) warga Purworejo, bahkan nekat menyebarkan foto telanjang korban. 

Perbuatan tersangka tersebut membuat malu korban hingga berujung pada pelaporan ke Polres Purworejo. "Kami mendapat laporan dan menelusuri keberadaan pelaku, hingga berhasil ditangkap tanpa perlawanan di rumahnya," tutur Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Haryo Seto Liestyawan SH MKrim, mewakili Kapolres Purworejo AKBP Indra K Mangunsong, kepada KRJOGJA.com, Kamis (24/1/2019). 

Menurutnya, tindak pidana itu bermula ketika perkenalan korban dengan pelaku tahun 2014 lewat media sosial Facebook, hingga keduanya berpacaran. Kepada korban, Bas mengaku sebagai anggota TNI. 

Namun kebohongan pelaku diketahui korban tahun 2015, hingga E minta putus. Permintaan itu ditolak pelaku, bahkan mengajak pertemuan di Solo. "Keduanya bertemu, lalu menginap di sebuah hotel, ada bujuk rayu hingga terjadi hubungan tidak sepantasnya mereka lakukan. Saat itu pelaku mengambil foto korban," terangnya. 

Sejak peristiwa itu, tersangka kerap meminta video call kepada korban dengan pose setengah telanjang. Tersangka mengancam menyebarkan foto apabila korban menolak. Selain itu, Bas juga meminta sejumlah uang dengan ancaman menyebarkan foto korban. "Korban takut sehingga menurut, hingga kasus terungkap E sudah mengirim uang total Rp 5.735.000 dalam beberapa kali transfer," ungkapnya. 

Hingga pada Januari 2018, tersangka kembali melakukan video call dan meminta korban melepas pakaian namun ditolak. "Tersangka marah dan memposting foto korban di meda sosial Instagram lalu menyebarkannya ke akun teman korban. Tidak terima dengan perbuatan pelaku, E melapor kepada kami," tegasnya. 

Polisi mengamankan barang bukti berupa dua ponsel dan bukti transfer. Polisi menjerat tersanga dengan Pasal 45 UURI 19 Tahun 2016 tentang ITE, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun.   

Sementara itu, tersangka Bas mengaku nekat menyebarkan foto karena kecewa hendak diputus korban. "Kami empat tahun pacaran, lalu korban minta putus, saya tidak terima. Sekarang saya menyesal," katanya.(Jas)

BERITA REKOMENDASI