Peras Warga Belasan Juta Rupiah, Bripka PPS Terancam Dipecat dari Kesatuan

SEMARANG, KRJOGJA.com – Anggota Polres Wonogiri berinisial PPS ditembak karena melawan saat operasi penyergapan oleh jajaran Polresta Surakarta di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pracimaloyo, Makamhaji, Kartosuro, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (19/4/2022) malam.

PS ditangkap karena terlibat kasus pemerasan. Selain PS, empat warga sipil juga diamankan yaitu seorang warga Semarang berinisial SNY (22), warga Pati berinisial ES (36), serta dua warga Solo yaitu RB (43) dan TWA (39).

Bripda D alias PPS, polisi asal Wonogiri ditembak tim Resmob Polresta Solo lantaran melawan saat hendak ditangkap. D bersama komplotannya diadukan telah melakukan pemerasan terhadap seorang warga.

Dalam komplotan tersebut, Bripda D melakukan pemerasan bersama 4 orang kawannya. Modusnya, mereka mengintai pasangan yang sedang check in di sebuah hotel dan memotretnya.

“Komplotan pelaku mengintai orang yang check-in di hotel dan selanjutnya mendokumentasikan sasarannya dengan difoto saat bersama wanita ketika meninggalkan hotel,” kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Iqbal Alqudusy dalam keterangan pers di Mapolda Jateng, Kamis (21/4/2022).

Selanjutnya, komplotan tersebut mendatangi rumah sasarannya dan meminta sejumlah uang dengan berbekal foto yang diperoleh pada Minggu (17/4/2022). Saat itu, pelaku memperlihatkan lencananya sebagai anggota polisi.

BERITA REKOMENDASI